Menhub: Kita Tingkatkan Infrastruktur Transportasi di Kabupaten Asmat

Eqqi Syahputra - detikNews
Minggu, 26 Sep 2021 19:33 WIB
Menhub Budi Karya
Foto: Kemenhub
Jakarta -

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berkomitmen meningkatkan konektivitas dari dan ke Kabupaten Asmat, Papua. Caranya dengan pembangunan infrastruktur baik sarana maupun prasarana transportasi.

"Kita terus melakukan peningkatan infrastruktur transportasi di Asmat secara keseluruhan. Kita tahu di Asmat ini ada Bandara Ewer, Pelabuhan Agats, dan infrastruktur transportasi lainnya. Kita ingin bangun infrastruktur di sini agar seluruh Indonesia mengetahui Asmat," ujar Budi dalam keterangan tertulis, Minggu (26/9/2021).

Budi mengungkapkan, Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Udara telah mengembangkan Bandara Ewer agar lebih memenuhi aspek keselamatan dan keamanan penerbangan. Ia juga menyampaikan akan membangun bandara tersebut dengan desain mengusung kearifan lokal.

"Kita buat ukiran khas budaya Asmat, dan interior terminal yang lebih cantik, yang diharapkan menjadi daya tersendiri bagi para wisatawan. Tahun depan masih akan terus kita kembangkan," tambah Budi.

Untuk diketahui, saat ini Bandara Ewer sudah memiliki runway atau landas pacu berukuran 1.650 x 30 meter yang sudah mampu didarati pesawat sejenis ATR-72. Selain itu, bandara ini memiliki apron seluas 90 x 70 meter, dan gedung terminal seluas 576 meter persegi.

Budi melanjutkan, selain mengembangkan bandara, pihaknya juga tengah melakukan peningkatan konektivitas melalui transportasi laut dan penyeberangan. Budi menginginkan Pelabuhan Agats yang ada di Kabupaten Asmat menjadi pelabuhan penghubung dari trayek kapal Tol Laut. Untuk itu, ia sudah menginstruksikan kepada Dirjen Perhubungan Darat untuk memastikan Pelabuhan Agats menjadi penghubung angkutan logistik dari Surabaya melalui kapal tol laut.

"Lalu dilanjutkan dengan kapal-kapal yang lebih kecil membawa logistik melalui sungai-sungai ke wilayah tengah Papua seperti Dekai, Yahukimo, Nduga, dan sekitarnya. Sehingga barang-barang bisa sampai ke saudara-saudara kita yang ada di puncak pegunungan," tutur Budi.

Dengan adanya pengiriman logistik melalui sungai, Budi berharap hal ini dapat menekan biaya pengiriman. Selain itu pihaknya juga berharap nantinya kapal-kapal tersebut juga dapat melayani warga masyarakat di sepanjang aliran sungai.

Selain itu, Budi juga mengapresiasi Bupati dan jajaran Forkopimda di Kabupaten Asmat yang memiliki semangat juang yang tinggi untuk membangun infrastruktur di Kabupaten yang terletak di bagian pesisir selatan Papua ini.

Kemenhub terus berupaya maksimal dalam membangun dan mengembangkan sarana dan prasarana transportasi di Papua, sejalan dengan implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Budi disambut oleh Bupati Asmat Elisa Kambu, Ketua DPRD Asmat Yoel Manggaprou, serta jajaran dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asmat.

Usai melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Asmat, Budi melanjutkan kunjungan kerja ke Ende, Nusa Tenggara Timur. Di sana, Budi meninjau sejumlah infrastruktur transportasi yakni Pelabuhan Ende yang tengah dikembangkan untuk mendukung program tol laut di kawasan Timur Indonesia. Selain itu, Budi juga meninjau Bandara H. Hasan Aroeboesman yang merupakan salah satu dari 16 bandara yang ada di Provinsi NTT.

Turut hadir pada kunjungan kerja Menteri Perhubungan ke Ende, yakni Bupati Kabupaten Ende, Djafar Achmad, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto, dan jajaran Forkopimda di Kabupaten Ende.

Simak juga 'PON XX Papua Boyong Peluang Tren Sports Tourism':

[Gambas:Video 20detik]



(ega/ega)