Viral

Masalah Pendengaran dan Isu Kesuburan Ancam Tukang Las Bawah Laut?

dtv - detikNews
Minggu, 26 Sep 2021 08:27 WIB
Jakarta -

Tukang las bawah laut adalah salah satu pekerjaan yang ekstrem. Mereka butuh menjaga kesehatannya dengan baik agar resiko-resiko seperti menurunnya pendengaran sampai tidak bisa punya anak bisa dihindarkan.

"Kalau tidak didukung vitamin dan lain-lain banyak teman-teman pendengaran bisa berkurang. Pada saat di pekerjaan, kemudian fisik kalau tidak diimbangi asupan bergizi itu juga bisa menurun (pendengarannya-red)," jelas Penyelam komersial Opank alias Ahmad Maulana dalam program Viral di detikcom.

Soal sulit mempunyai keturunan, Opank tidak berani memberikan jawaban pasti. Namun dia sendiri sudah punya anak satu dalam karirnya sebagai penyelam komersial sejak tahun 1998.

"Kalau keturunan mungkin ya. Belum tentu benar," katanya.

Selama bekerja di bawah laut, Opank juga terkadang mendapat kejutan-kejutan di luar dugaan. Salah satu yang diingat Opank adalah pipa yang berisi ular.

"Pernah sih kita lagi gelar pipa ternyata pipanya banyak ularnya. Karena lewatin rawa, jadi banyak binatang-binatang. Banyak hewan-hewan yang bahaya bagi penyelam," tuturnya.

Dengan segala resiko-resiko di atas, Opank tetap bersyukur bisa bekerja sebagai penyelam komersial. Karena dengan pekerjaan ini, Opank sudah bisa bekerja keliling Indonesia.

"Kita bisa traveling dari Sabang sampai merauke. Jalan-jalan dibayar, pulang bawa duit. Pernah di Sorong, Aceh sudah, hampir di seluruh nusantara," ungkapnya.

(gah/gah)