Viral

Teror Makhluk Kedalaman Ganggu Kerja Tukang Las Bawah Laut

Viany Sahita - detikNews
Minggu, 26 Sep 2021 07:47 WIB
Jakarta -

Tukang las bawah laut punya banyak tantangan dalam menjalankan tugasnya. Salah satunya menghadapi gangguan makhluk bawah laut ketika sedang bekerja.

"Sering sih kadang alat kerja kita memancing ikan besar untuk berkumpul. Ikan-ikan datang menghampiri kita. Jadi pecah konsentrasi juga," kata penyelam komersial Opank alias Ahmad Maulana dalam program Viral di detikcom.

Ikan-ikan besar yang dimaksud termasuk jenis predator seperti hiu. Jika keadaan tidak aman, pekerjaan di bawah laut bisa dihentikan dulu sementara.

"Kalau memang terlalu bahaya kita tinggalkan pekerjaannya. Tunggu sampai tidak ada gangguan dari ikan lain," tuturnya.

Alat selam penyelam komersial berbeda dengan penyelam biasa. Mereka terhubung dengan kru di permukaan air dengan selang khusus.

"Alatnya lebih rumit. Kita memakai helm yang ada selangnya. Selang penghubung kita ke permukaan. Saluran udara, saluran CCTV, lampu, tali penyelamat dan lain-lain. Tabung udara tetap dibawa tapi hanya untuk emergency," tutur Opank.

Menurut Opank, tukang las bawah laut saat ini butuh regenerasi karena sudah banyak yang tua. Jumlah yang Opank tahu dalam komunitasnya hanya berjumlah 500 orang se-Indonesia. Memang butuh effort lebih karena harus ada pelatihan khusus yang sukar dicari tempatnya di Indonesia demi mendapat lisensi penyelam komersial.

"Yang pasti berbadan sehat, kemudian sudah mempunyai basic penyelaman. Penyelaman dengan scuba tadi, setelah punya itu bisa mencari source tempat pendidikan commercial diving. Dulu saya negara. Sekarang agak susah cari di sini (tempat pendidikan, red)," ujarnya.

(gah/gah)