Jazilul Ajak Bikers Bandung Hidupkan Gotong Royong di Era Global

Inkana Putri - detikNews
Sabtu, 25 Sep 2021 16:36 WIB
Jazilul Fawaid
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid meresmikan Serikat Rakyat Gotong Royong (SRGR) di Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/9). Sebagai inisiator SRGR, Jazilul mengatakan gotong royong merupakan nilai dari 4 Pilar MPR, yakni Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.

"Gotong royong itu kalau bahasa sekarang ya demokrasi, cuma demokrasi kita lebih berkiblat ke Amerika. Yang disebut demokrasi atau musyawarah itu ya semua diperlakukan sama. Kami menggagas SRGR ini bagian dari implementasi dari 4 Pilar. Semua bareng-bareng. Kita tidak lagi tersekat-sekat, baik profesi, kepercayaan, agama, asal usul, nah di SRGR kini kita akan padukan," ujar Jazilul dalam keterangannya, Sabtu (25/9/2021).

Lebih lanjut Jazilul mengatakan semua orang memiliki latar belakang dan potensi masing-masing. Oleh karena itu, SRGR ingin menjadikan semangat persaudaraan sebagai kekuatan utama melalui gotong royong.

"Indonesia berdiri ini berkat gotong royong, kebersamaan. Tak mungkin kita mengalahkan Inggris, Belanda, tanpa semangat kebersamaan dan kegotongroyongan. Kita hanya pakai bambu runcing kala itu. Nah, kita buktikan di era global yang penuh hoaks, fitnah dan lain-lain, kita sanggup untuk merajut solidaritas, kebersamaan di dalam SRGR," katanya.

Jazilul berharap ke depan SRGR dapat melakukan hal positif untuk kepentingan masyarakat, terutama masyarakat kelas bawah.

"Nanti kita akan membuat Kirab Pantai Selatan mulai dari Tanjung Lesung ke timur. Kita akan membuat berbagai kegiatan. Sebab pembangunan di Jawa ini timpang, Jawa sebelah selatan ini kurang tersentuh pembangunan," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Jazilul mengatakan pemilihan Kota Bandung sebagai tempat deklarasi bertujuan untuk mengambil semangat Bandung Lautan Api dalam melawan penjajah. Jazilul pun mengajak para bikers dari berbagai kelompok untuk bersama melawan informasi hoax dan fitnah yang kerap muncul di masyarakat..

"Kita bersama para bikers di Kota Bandung, tugas kita untuk membangun semangat bersama di semua sektor. Para biker ini juga memiliki ide yang sama untuk membangun Indonesia, memiliki wawasan kebangsaan," katanya.

"Siapa lawan kita, ya para pemecah belah bangsa, para pembuat fitnah. Politik juga kadang untuk memecah belah, ekonomi ya untuk membangun keadilan. Kata gotong royong itu kata-kata sakti asli Indonesia, warisan, tradisi khas Indonesia. Ini kita hidupkan lagi di era-era ini," sambungnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan klub motor MMC Outsider Indonesia, Isfandiari Mahbub Djunaidi menambahkan deklarasi SRGR menjadi momentum baik untuk bersinergi dan berkolaborasi. Salah satunya dalam melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat.

"Kita harus berkolaborasi sehingga potensi-potensi yang ada di kita itu bisa bersatu untuk output yang baik. Itu intinya. Kita pasti punya spesialisasi tertentu, di kita ada biker, musisi, dokter, youtuber dan lainnya memiliki visi yang sama untuk melakukan yang terbaik bagi bangsa," pungkasnya.

(mul/mpr)