Pemprov DKI Tunggu Keputusan Pusat soal Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

Tiara Aliya Azahra - detikNews
Sabtu, 25 Sep 2021 04:37 WIB
Vaksinasi Pfizer di Bekasi sudah dibuka di beberapa tempat. Vaksin itu pun dibuka untuk anak usia 12 tahun ke atas dan ibu hamil.
Ilustrasi (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta mendorong agar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) segera menerbitkan kebijakan yang membolehkan anak usia 12 tahun ke bawah disuntik vaksin COVID-19. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menuturkan, vaksin dapat melindungi anak-anak dari paparan virus Corona, terutama selama pembelajaran tatap muka (PTM) diberlakukan.

"Tentu ini menjadi perhatian kita. Kami senang apabila dimungkinkan, nanti vaksin mana yang boleh untuk anak-anak (di bawah 12 tahun), tentu itu akan membantu kita semua agar anak-anak agar tidak terpapar COVID-19," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jumat Malam (24/9/2021).

Sejauh ini, Pemprov DKI masih menunggu kebijakan Kemenkes terkait pemberian vaksin COVID-19 pada kriteria tersebut. Riza meyakini, pemerintah pusat pasti merujuk pada perkembangan vaksinasi di luar negeri, serta rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait ketentuan vaksinasi.

"Terkait anak-anak di bawah umur 12 tahun nanti kita tunggu dari pemerintah pusat melalui Kemenkes. Apa kebijakan yang diambil nanti akan jadi kebijakan kita," ujarnya.

Dikonfirmasi Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia menegaskan DKI tak bisa mendahului kebijakan pemerintah pusat terkait vaksinasi. Sebab, sasaran vaksinasi ditentukan melalui hasil pengujian BPOM.

"Kemenkes sebelum mengeluarkan kebijakan sasaran, misalnya di kelompok 5-12 tahun dilandasi pada hasil BPOM. Jadi prosesnya masih menunggu arah itu," jelasnya.

Untuk saat ini, Pemprov DKI akan menggencarkan vaksinasi usia 12+ demi mencegah penularan kasus COVID-19 pada anak. Sejauh ini, Dinkes DKI melaporkan sebanyak 856.459 anak usia 12-17 tahun telah disuntik vaksin dosis pertama.

"Itu berarti sudah cukup tinggi, walaupun masih ada sekitar 15 persenan yang harus kita dorong untuk segera vaksin," ucapnya.

Merujuk informasi dari situs corona.jakarta.go.id, capaian vaksinasi Corona dosis pertama di Jakarta saat ini sebanyak 10.336.392. Proporsinya terdiri dari 64% warga DKI Jakarta dan 36% warga non DKI.

Sedangkan, untuk dosis kedua mencapai 7.577.364 dengan proporsi 66% warga KTP DKI dan 34% warga non DKI.

Lihat juga Video: Dua Ribuan Siswa SMK-SMA di Ciamis Jalani Vaksinasi Covid-19

[Gambas:Video 20detik]



(lir/lir)