KPK Jemput Paksa Azis Syamsuddin dari Rumahnya di Jaksel

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 25 Sep 2021 01:09 WIB
KPK telah menetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin sebagai tersangka dugaan kasus korupsi di Lampung Tengah. Azis Syamsuddin telah tiba di gedung KPK usai dijemput KPK.
Azis Syamsuddin saat dibawa ke gedung KPK (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

KPK menjemput paksa Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin di kediamannya di daerah Jakarta Selatan (Jaksel). Tindakan itu dilakukan sebagai proses penyelidikan kasus dugaan korupsi di Lampung Tengah.

"Dalam perkara ini, tim penyidik yang dipimpin oleh Direktur Penyidikan lakukan upaya paksa berupa penangkapan terhadap AS dengan langsung mendatangi rumah kediamannya yang berada di wilayah Jakarta Selatan," kata Ketua KPK Firli Bahuri di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (25/9/2021).

Azis telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan dalam kasus dugaan korupsi mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa. KPK mengklaim penetapan Azis sebagai tersangka telah sesuai dengan prosedur.

"KPK telah melakukan sesuatu rangkaian kegiatan, pengumpulan keterangan saksi maupun para pihak terhadap dugaan terjadinya tindak pidana pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara tindak korupsi yang ditangani KPK di Lampung Tengah," kata Firli.

Firli menjawab soal alasan Azis dijemput paksa penyidik di rumahnya. Dia mengatakan jemput paksa dilakukan penyidik KPK berdasarkan aturan yang berlaku.

"Kalau terkait syarat subjektif (penahanan), Anda tanya kepada penyidiknya. Jangan tanya sama Ketua. Ketua kan nggak ke sana," katanya.

"Yang jelas, memenuhi syarat Pasal 20 UU 8/1981 tentang syarat-syarat penahanan," tambahnya.

Azis ditahan selama 20 hari ke depan atau terhitung mulai 24 September hingga 13 Oktober 2021 di Rutan Polres Jakarta Selatan.

Azis sebelumnya tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK dengan alasan harus menjalani isolasi mandiri.

Azis harus menjalani isolasi mandiri atau isoman karena satu alasan. Dia mengaku sempat berinteraksi dengan salah seorang yang dinyatakan terinfeksi virus Corona.

Alasan tersebut dikemukakan Azis melalui sepucuk surat yang dikirim ke KPK pada Kamis (23/9/2021). Seperti dilihat detikcom, Jumat (24/9/2021), Azis meminta agar pemeriksaan dijadwalkan pada Senin, 4 Oktober 2021.


Namun akhirnya penyidik KPK membawa Azis ke gedung KPK. Hasil tes swab antigen Azis menunjukkan bahwa Azis negatif COVID-19.

"Yang bersangkutan kami persilakan mandi dan persiapan dulu, sambil menunggu penasihat hukum. Test swab antigen negatif," ungkap Wakil Ketua KPK Firli Bahuri kepada wartawan, Jumat (24/9).



Simak Video "Momen Azis Syamsuddin Melengos Saat Tiba di KPK"
[Gambas:Video 20detik]
(aik/jbr)