KPK Minta Azis Syamsuddin Kooperatif Penuhi Panggilan

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 17:44 WIB
Ali Fikri
Plt Jubir KPK Ali Fikri (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin tak menghadiri panggilan KPK dengan alasan sedang isolasi mandiri (isoman). KPK meminta Azis Syamsuddin kooperatif memenuhi panggilan KPK.

"Kami berharap kondisi Saudara AZ (Azis) baik sehingga memungkinkan untuk bisa memenuhi panggilan KPK. Kami mengingatkan yang bersangkutan kooperatif agar proses hukum penanganan perkara ini tidak berlarut-larut," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (24/9/2021).

Ali mengatakan KPK memanggil Azis dalam perkara dugaan korupsi di Lampung Tengah. Namun dia tak menjelaskan detail kasus yang dimaksud.

"KPK telah menerima surat permintaan penundaan jadwal pemeriksaannya, karena yang bersangkutan sedang menjalani isoman setelah mengaku berinteraksi dengan seseorang yang dinyatakan positif COVID-19," sambungnya.

Ali menyebut KPK akan terus mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan korupsi di Lampung Tengah ini. Dia menegaskan kasus ini bakal diusut hingga tuntas.

"Hingga kini KPK masih terus berfokus mengumpulkan bukti dan keterangan dari para pihak yang kami yakini dapat membuat konstruksi perkara ini semakin terang," ujarnya.

Sebelumnya, Azis Syamsuddin dijerat KPK sebagai tersangka. Penetapan tersangka atas Azis Syamsuddin diduga berkaitan dengan perkara di Kabupaten Lampung Tengah.

Informasi yang didapat detikcom dari sumber internal di KPK menyebutkan Azis Syamsuddin telah berstatus tersangka. Saat detikcom menanyakan hal ini, Ketua KPK Firli Bahuri memberikan kepastiannya.

"Pada saatnya, akan kami sampaikan kepada publik," ucap Firli kepada detikcom, Kamis (23/9).

Penetapan Azis Syamsuddin dikabarkan telah dilakukan KPK sejak bulan lalu. Di sisi lain, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri belum berbicara gamblang mengenai status tersangka Azis Syamsuddin.

Ali hanya menyebutkan KPK saat ini sedang melakukan penyidikan berkaitan dengan tindak pidana korupsi di Kabupaten Lampung Tengah. Ali mengatakan KPK sudah memeriksa sejumlah saksi terhadap kasus ini.

"KPK akan menyampaikan secara lengkap mengenai kronologi serta konstruksi perkara, pasal yang disangkakan, dan tentu pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka pada saatnya nanti. Saat ini tim penyidik masih bekerja dan terus mengumpulkan alat bukti dan telah memeriksa beberapa orang saksi di Jakarta, Bandung, Tangerang, dan Lampung," kata Ali.

Azis Syamsuddin juga dipanggil untuk diperiksa penyidik KPK. Namun dia tak hadir dengan alasan isoman.

(haf/haf)