Azis Syamsuddin Tak ke KPK-Ngaku Isoman, Begini Suasana Rumah Dinasnya

Nahda Rizki Utami - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 14:48 WIB
Suasana rumah dinas Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin di Widya Chandra, Jakarta Selatan
Suasana rumah dinas Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin di Widya Chandra, Jakarta Selatan (Nahda Rizki Utami /detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menyampaikan tak dapat ke KPK lantaran sedang menjalani isolasi mandiri (isoman). Suasa di depan rumah dinas Azis sendiri tampak sepi siang ini.

Pantauan detikcom, rumdin Azis, Jalan Denpasar Blok C3 Nomor 3, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (24/9/2021), terdapat dua penjaga rumah berseragam biru dekat pintu gerbang. Ada satu mobil yang meninggalkan rumah dinas Azis menjelang waktu salat Jumat.

Tampak beberapa orang juga keluar dari pintu gerbang dan membawa sajadah. Mereka berjalan ke arah masjid.

Hingga kini belum tampak aktivitas di rumah tersebut. Tak ada juga mobil atau orang yang keluar atau masuk rumah lewat pintu utama.

Diketahui sebelumnya dari informasi yang didapat detikcom dari sumber internal di KPK menyebutkan Azis Syamsuddin telah berstatus tersangka. Saat detikcom menanyakan hal ini, Ketua KPK Firli Bahuri memastikan informasi tersebut.

"Pada saatnya, akan kami sampaikan kepada publik," ucap Firli kepada detikcom, Kamis (23/9).

Sebelumnya, Firli mengatakan kedatangan Azis Syamsuddin pada Jumat, 24 September 2021, dinantikan penyidik. Dia berharap Azis Syamsuddin tidak mangkir.

"Ya, tentu penyidik menyampaikan panggilan karena kepentingan penyidikan sehingga terangnya suatu perkara," kata Firli.

"Kita berharap, setiap orang yang dipanggil akan memenuhi panggilan sebagai wujud penghormatan atas tegak dan tertibnya hukum dan keadilan. Kita tidak boleh menunda keadilan karena menunda keadilan adalah juga ketidakadilan," imbuhnya.

Nama Azis Syamsuddin muncul dalam surat dakwaan mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju. Salah satunya disebutkan Azis Syamsuddin meminta tolong kepada Robin untuk mengurus kasus yang melibatkannya dan Aliza Gunado terkait penyelidikan KPK di Lampung Tengah.

Jaksa KPK dalam surat dakwaan itu menyebutkan Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado memberikan Rp 3.099.887.000 dan USD 36.000 ke AKP Robin dan seorang rekannya sebagai pengacara atas nama Maskur Husain. Maskur juga sedang diadili dalam perkara tersebut.

Simak Video: Ini Percakapan Terakhir Dasco dengan Azis yang Jadi Tersangka KPK

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)