Demokrat Duga Elektabilitas PBB Nol Koma karena Yusril Sibuk Urus Parpol Lain

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 15:51 WIB
Wasekjen Partai Demokrat, Irwan.
Foto: Wasekjen Partai Demokrat, Irwan. (Dok: dpr.go.id)

Namun, Irwan mengapresiasi Yusril karena telah berhasil meyakinkan kliennya untuk mengajukan gugatan ke MA. Wakil Sekretaris Fraksi PD DPR itu menekankan bahwa jenis dan cakupan produk hukum di bawah undang-undang yang dapat digugat ke MK sudah diatur.

"Sebagai advokat kita mengacungi jempol pada Yusril dapat meyakinkan kliennya untuk menggunakan jasa hukumnya dengan teori tersebut dan kliennya percaya. Sederhana saja menjawab teori tersebut bahwa kewenangan konstitusif MA adalah melakukan pengujian peraturan di bawah undang-undang (UU). Berbagai produk hukum di bawah UU tersebut jenis dan cakupannya telah disebutkan di dalam UU. Lihat saja UU pembentukan perppu, di situ disebutkan berbagai produk hukum berdasarkan jenis dan hierarkinya," papar.

Irwan juga meyakini MA akan menjalankan tugasnya dengan baik dan benar. Satu pesan darinya untuk Yusril, Indonesia memiliki tata aturan kenegaraan yang harus wajib dijaga oleh semua warga negara.

"Saya percaya MA akan menjalankan kewenangan konstitusional dengan baik dan benar. Yusril Ihza Mahendra dapat berteori atau membangun makna sesukanya sebagai seorang advokat. Kliennya juga harus tahu yang sebenarnya dan publik juga harus mendapatkan pendidikan politik yang benar," ucap Irwan.

"We know lawyers can with ease, twist words and meaning as you please. Tapi janganlah berlebihan olah-olah. Negara ini punya tata aturan dan kita-kita semuanyalah yang memiliki kewajiban menjaga komitmen tersebut," pungkasnya.


(eva/zak)