Pesan Letjen Dudung di Perbatasan: Bijak Bersosmed, Jangan Coreng TNI

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 11:50 WIB
Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman
Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman (Foto: dok. Kostrad)
Jakarta -

Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman mengunjungi Mako Satgas Pamtas (Pengamanan Perbatasan) RI-RDTL Yonarmed 6/3 Kostrad, yang sedang bertugas menjaga wilayah perbatasan negara Sektor Barat. Letjen Dudung memberikan arahan kepada prajurit TNI agar merangkul masyarakat tetap cinta NKRI.

Letjen Dudung beserta rombongan tiba di Mako Satgas (Satuan Tugas) Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad, Rabu (22/9/2021). Letjen Dudung langsung disambut Dansatgas Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad Letkol Andang Radianto.

Dalam kesempatan tersebut, Letjen Dudung memeriksa barang bukti berupa senjata 126 pucuk, pistol 18 pucuk, dan munisi 1.421 butir yang diserahkan masyarakat. Itu merupakan hasil dari kegiatan teritorial terhadap masyarakat sehingga dengan kesadaran dan sukarela menyerahkan senjata yang sebelumnya digunakan saat terjadinya konflik.

Letjen Dudung menyampaikan terima kasih kepada semua personel Satgas yang telah bertugas menjaga perbatasan. Selain itu, Letjen Dudung memberikan motivasi agar seluruh prajurit senantiasa semangat dalam bertugas.

Letjen Dudung meminta para prajurit bijak dalam menggunakan media sosial dan menghindari segala bentuk pelanggaran sekecil apa pun yang dapat mencoreng nama baik TNI. Dudung juga meminta kewaspadaan prajurit terus ditingkatkan dan tetap menjalankan tugas sesuai protap.

"Tingkatkan kinerja dalam melaksanakan tugas dalam waktu yang masih tersisa sebelum purna tugas. Perhatikan faktor kesehatan terutama pola makan karena dalam pelaksanaan tugas pada saat patroli patok memerlukan fisik yang ekstra dan daya tahan tubuh yang kuat," ujar Letjen Dudung seperti dalam keterangan tertulis dikutip, Jumat (24/9/2021).

"Tetap tegakkan rasa cinta NKRI di wilayah perbatasan dan rangkul masyarakat dengan ke Bhinneka Tunggal Ika, sehingga masyarakat dapat merasakan kenyamanan dan ketenteraman dalam bersosialisasi atas kehadiran prajurit TNI. Jaga hubungan baik dengan masyarakat dan membantu kesulitan masyarakat dengan menerapkan 8 wajib TNI," sambung Letjen Dudung.

Lihat juga video 'Saat Prabowo-Panglima TNI Tak Hadiri Rapat Buat Komisi I Riuh':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/fjp)