Brimob Gelar Simulasi Penanganan Kerusuhan di Akpol

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 11:07 WIB
Simulasi penanganan kerusuhan oleh Tim Anti Anarki Pasukan Huru Hara Brimob di Akpol, Jateng
Foto: Simulasi penanganan kerusuhan oleh Tim Anti Anarki Pasukan Huru Hara Brimob di Akpol, Jateng (dok. Akpol)
Semarang -

Warga yang tak sabar antre untuk mendapatkan suntikkan vaksin COVID-19 'merusuh' di area Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Situasi dikendalikan usai personel Brimob mendatangi lokasi.

Berdasarkan keterangan tertulis yang dibagikan Wakil Gubernur Akpol, Brigjen Awi Setiyono, Jumat (24/9/2021), 'kerusuhan' terjadi kemarin, Kamis (23/9). Akibatnya sejumlah fasilitas di Akpol rusak hingga terbakar.

"Personel Brimob Polri yakni tim anti anarki mengamankan situasi dan memukul mundur massa yang juga melempari petugas.
Sejumlah orang yang diduga provokator dalam kerusuhan tersebut berhasil diamankan oleh petugas," jelas Awi.

Meski provokator diamankan, massa tetap merusak dan menjarah toko-toko di lokasi. "Tindakan tegas dan terukur kemudian dilakukan oleh petugas, untuk kemudian berhasil mengamankan sejumlah pelaku penjarahan dan perusakan," sambung Awi.

Awi menerangkan kejadian itu sebenarnya hanyalah skenario dari simulasi kemampuan personel Brimob Penanggulangan Huru Hara (PHH) yang diperankan oleh Taruna Akademi Kepolisian tingkat III, Angkatan 54, Batalyon Promoter. Simulasi menjadi bagian dari rangkaian 'Studi Kepolisian'.

Simulasi kerusuhan dan cara penanganan oleh Tim Anti Anarki Brimob itu disaksikan Dankor Brimob Polri Irjen Anang Revandoko dan Gubernur Akpol Irjen Suroto. Di akhir simulasi, Anang menyematkan pin dan brevet 'Anti Anarki' kepada Taruna Akademi Kepolisian.

(aud/fjp)