Kronologi Ibu-ibu di Cipulir Dirampok hingga Terluka

Nahda Rizki Utami - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 21:22 WIB
Polisi tangkap pelaku perampokan sadis di Cipulir, Jaksel
Polisi menangkap pelaku perampokan sadis di Cipulir, Jaksel. (Nahda/detikcom)
Jakarta -

Polres Metro Jakarta Selatan menangkap pria berinisial MT (37) terkait kasus perampokan dengan kekerasan di Cipulir, Kebayoran Lama. MT ditangkap lantaran melakukan perampokan dengan senjata tajam terhadap seorang ibu-ibu.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah menjelaskan perampokan itu terjadi pada Kamis (16/9) pukul 20.25 WIB. Saat itu korban tengah melintas di ruas jalan Cipulir.

"Tepatnya hari Kamis pukul 20.25. Saat itu korban melintas di salah satu ruas jalan di daerah Cipulir, kemudian didatangi oleh seseorang yang tidak dikenal untuk meminta beberapa barang, salah satu diantaranya handphone," kata Azis kepada wartawan, Senin (23/9/2021).

Azis menyebut korban pun enggan memberikan barang-barangnya. Saat itulah pelaku kemudian menodongkan sebuah pisau lalu menusukkan pisaunya ke korban.

"Namun, korban Saudari T tidak mau menyerahkan barang-barang tersebut sehingga pelaku melakukan pemaksaan dengan cara kekerasan, yaitu dengan melukai korban Saudari T menggunakan senjata tajam," ucapnya.

Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka di bagian tangan, robek di bagian telapak tangan bagian depan dan belakang, sehingga harus dirawat di rumah sakit.

"Mengakibatkan beberapa luka di bagian tangan, robek di telapak tangan depan maupun belakang, siku dan di bagian lengan sehingga korban harus dirawat di rumah sakit dan dilakukan jaitan untuk menutup lukanya," ujar Azis.

Azis juga menjelaskan pelaku berhasil mengambil satu buah handphone milik korban. Setelah melakukan aksi kejahatan, pelaku melarikan diri.

Tim Polsek Metro Kebayoran langsung mencari pelaku dan mengumpulkan beberapa saksi serta bukti-bukti atas laporan dari warga sekitar di TKP.

"Sedangkan barang yang berhasil diambil oleh pelaku, yaitu sebuah handphone milik dari korban. Selesai melaksanakan melakukan kejahatan tersebut pelaku melarikan diri kemudian beberapa saat kemudian, jajaran Polres Metro Jakarta Selatan khususnya Polsek Metro Kebayoran Lama mendapatkan laporan dari warga sekitar TKP bahwa telah terjadi perampokan terhadap seorang ibu-ibu," jelas Azis.

"Dari laporan tersebut kuta segera melakukan pemeriksaan olah TKP dan mengumpulkan beberapa saksi dan bukti-bukti," sambungnya.

Atas kejadian ini, pelaku disangka dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan atau biasa disebut dengan perampokan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

"Saat ini pelaku kita sangkakan dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan atau biasa disebut dengan perampokan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," jelas Azis.

(maa/mea)