Kemdikbud Sebut Ada 25 Klaster PTM di DKI, Disdik: Hanya Satu di Klender

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 18:03 WIB
Guru memberikan materi pelajaran saat Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di kawasan SDN 13 Pagi Sunter Agung, Jakarta Utara, Rabu (8/9).
Foto: Ilustrasi pembelajaran tatap muka (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Dinas Pendidikan DKI Jakarta telah mengecek 610 sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Hasilnya, Disdik DKI menemukan satu klaster saat PTM di SDN Klender 03, Jakarta Timur.

"Kalau klaster itu hanya satu yang di SDN Klender 03," kata Kasubag Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah saat dihubungi, Kamis (23/9/2021).

Taga menyampaikan temuan klaster berdasarkan hasil evaluasi kegiatan PTM sejak 30 Agustus lalu. Awalnya Disdik DKI menutup sementara tujuh sekolah, enam sekolah di antaranya karena temuan kasus positif COVID-19.

"Jadi, kalau yang 25 itu silakan konfirmasi ke Kemendikbud. Jadi kita tidak pernah merilis hal itu. Namun, setelah kita evaluasi, per tanggal 22 September itu memang ada tujuh sekolah yang diberlakukan penutupan sementara, enam di antaranya karena ditemukan kasus positif di masing-masing sekolah sejumlah 1 orang dan 1 sekolah ditutup karena melanggar protokol kesehatan," terangnya.

Setelahnya, Satgas COVID-19 setempat melakukan penelusuran kontak (tracing). Hasilnya, Satgas COVID-19 mengidentifikasi adanya penularan COVID-19 di SDN Klender 03, Jakarta Timur.

Sementara itu, di sekolah lainnya, tak ditemukan adanya penularan COVID-19 sehingga PTM tetap dilanjutkan kembali.

"Jadi, dari enam sekolah itu, ada satu sekolah yang memang menularkan ke satu orang, yaitu SD Klender 03. Selebihnya itu sudah kembali normal lagi sesuai dengan Pergub Nomor 3 Tahun 2021 bahwa ketika ada temuan kasus positif itu dihentikan 3 hari untuk disinfektafasi," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, situs Kemendikbud membeberkan data ada 25 klaster saat pembelajaran tatap muka (PTM) digelar di Jakarta. Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan menyisir daftar sekolah yang melaporkan temuan klaster COVID-19.

"Kami koordinasi dengan Dinas Kesehatan DKI untuk menyisir sekolah-sekolah ini karena data 25 sekolah kami belum ada data rinci. Datanya belum dapat," kata Kepala Bidang SMP-SMA Dinas Pendidikan DKI Jakarta Putoyo saat dihubungi, hari ini.

Putoyo menyebut uji coba PTM di Jakarta mulai digelar sejak April 2021, kemudian dilanjutkan pada Juli 2021, sebelum akhirnya diberhentikan karena PPKM darurat. Setelahnya, PTM kembali dilaksanakan pada 30 Agustus 2021.

Simak berita selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak Video: Satgas Minta Sekolah yang Ada Klaster PTM Ditutup Sementara

[Gambas:Video 20detik]