Cegah Klaster COVID, SDN di Jaktim Siapkan Ruang Isolasi bagi Siswa Demam

Firda Cynthia Anggrainy Al Djokya - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 11:51 WIB
Kegiatan pembelajaran tatap muka di SDN Malaka Jaya 07 Jaktim
Kegiatan pembelajaran tatap muka di SDN Malaka Jaya 07 Jaktim (Firda Cynthia Anggrainy Al Djokya/detikcom)
Jakarta -

Kepala SD Negeri Malaka Jaya 07, Jakarta Timur (Jaktim), Supriyadi menuturkan pihaknya menyediakan ruang isolasi bagi siswa demam atau mengalami gejala mirip COVID-19. Hal itu dilakukan untuk mencegah timbulnya klaster COVID-19 akibat kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM).

"Kami di sini menyediakan ruang isolasi untuk mengantisipasi sewaktu-waktu anak merasakan bersuhu tinggi dan mengalami gejala lain," kata Supriyadi saat ditemui detikcom di SD Negeri Malaka Jaya 07, Jakarta Timur, pada Kamis (23/9/2021).

Ia menjelaskan ada Satgas COVID-19 di sekolah. Satgas akan memeriksa siswa yang bergejala. Setelahnya, Satgas COVID-19 sekolah akan memberi tahu orang tua siswa.

"Nanti setelah ada gejala mengarah ke situ, kita pertama menghubungi orang tua karena kita kan punya nomor teleponnya," ujarnya.

Supriyadi menyampaikan langkah-langkah tersebut bagian dari standard operating procedure (SOP) yang dibuat pihaknya untuk mencegah terjadinya klaster COVID-19. Selain memisahkan siswa dan menelepon orang tua siswa, pihaknya juga akan menghubungi Dinas Kesehatan DKI melalui puskesmas terdekat.

"Kebetulan puskesmasnya dekat sini, kita kerja sama. Nanti penanganannya dari pihak puskesmas," tutur dia.

Meskipun begitu, dia menyampaikan di lingkungan sekolahnya tidak ada kasus positif COVID-19 selama PTM berlangsung dalam tiga minggu terakhir. Ia mengatakan pihaknya selalu menyampaikan sosialisasi terkait pentingnya protokol kesehatan. Terlebih, siswa-siswa juga belum mengikuti vaksinasi.

"Kalau untuk sekolah kan anak-anak di bawah 12 tahun itu memang belum vaksinasi ya. Jadi kita imbau, kalau tidak penting sekali, ya jangan ke luar rumah," kata dia.

"Kalaupun ke luar rumah, harus menjaga prokes. Saat anak-anak datang ke sekolah juga kita imbau pakai pengeras suara tentang prokes, jangan berkerumun. Jadi kita ingatkan," sambung Supriyadi.

Melansir informasi yang tertera di situs Kemdikbud-Ristek, disebutkan bahwa ada 25 klaster pada PTM dengan jumlah peserta didik yang terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 241 orang. Sumber data itu berasal dari aplikasi Survey Sekolah yang diambil per 22 September 2021.

Kegiatan pembelajaran tatap muka di SDN Malaka Jaya 07 JaktimKegiatan pembelajaran tatap muka di SDN Malaka Jaya 07 Jaktim (Firda Cynthia Anggrainy Al Djokya/detikcom)

Simak juga 'Dua SD di Tasik Hentikan Belajar Tatap Muka Gegara Guru Positif Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)