Presiden SBY Minta Interpol Ikut Berantas Korupsi
Selasa, 11 Apr 2006 11:18 WIB
Jakarta - Presiden SBY menganggap korupsi musuh publik nomor satu. Ia pun berharap Interpol di 41 negara bisa meningkatkan kerjasama dalam usaha memberantas korupsi. Hal itu disampaikannya saat memberi sambutan dalam pembukaan Konferensi Interpol se-Asia ke-19 di Hotel Hilton, Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (11/4/2006). Konferensi diikuti 41 negara dan 250 peserta."Korupsi adalah musuh publik nomor satu dan saya senang pertemuan ini untuk pertama kalinya membahas peningkatan kerjasama dalam memberantas korupsi," kata SBY.Diakui SBY usaha memberantas korupsi membutuhkan waktu yang lama karena masalah ini terkait struktur dan budaya. Meski demikian, Interpol tetap harus meningkatkan kerjasama dalam memberantas korupsi, karena masalah ini juga terkait dengan tindak pidana pencucian uang."Polisi harus meningkatkan kerjasama dalam memberantas korupsi dan money laundering untuk menangkap sinyal-sinyal, sehingga tidak ada tempat para koruptor menyimpan uang curian di mana pun," ungkap SBY.Karena, imbuh SBY, suatu bangsa tidak mungkin bisa besar kalau tidak mempunyai polisi yang hebat. Narkoba dan TerorisSelain itu, SBY juga berharap Interpol dapat meningkatkan kerjasama dalam memerangi penjualan narkoba, memberantas teroris dan perang melawan kejahatan transnasional. Untuk narkoba, misalnya, sedikitnya 200 juta atau 5 persen populasi dunia mengkonsumsi narkoba sedikitnya 1 kali dalam 12 bulan. Hal ini setara dengan 321 miliar dolar AS. "Kita tidak bisa membiarkan penjual narkoba merusak masa depan anak kita," ujar dia.Mengenai perang melawan teroris, imbuh SBY, sebenarnya bukan hal yang baru. Hal yang baru saat ini adalah perang melawan kelompok terorisme yang makin canggih, sehingga membutuhkan taktik dan metode yang baik."Teroris sekarang ini sudah menjadi masalah dan tantangan global, regional dan nasional. Karena teroris adalah ancaman jangka panjang. Saya berharap kerjasama yang dibangun juga bersifat jangka panjang," katanya.
(umi/)











































