Jadi Tersangka Kebakaran, 3 Petugas Lapas Tangerang Belum Dinonaktifkan

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 12:16 WIB
Ilustrasi Kebakaran Lapas
Foto: Ilustrasi kebakaran lapas (Fuad Hashim/detikcom)
Jakarta -

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Ditjen Pas Kemenkumham) mengungkapkan 3 petugas Lapas Kelas I Tangerang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus kebakaran RU, S dan Y masih berstatus pegawai. Ketiganya belum dinonaktifkan lantaran proses hukum masih berjalan di kepolisian.

"Masih pegawai lapas. Sudah (terima surat penetapan tersangka). Kita tunggu prosesnya masih berjalan dari kepolisian," ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Rika Apriyanti kepada detikcom, Kamis (23/9/2021).

Rika menyebut pihaknya akan menentukan nasib ketiga pegawainya usai proses hukum selesai. "Masih proses tersangka, masih ada lagi, proses-proses selanjutnya kita tunggu baru kita ambil untuk langkah-langkah lagi," ucap Rika.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menetapkan tiga pegawai menjadi tersangka kebakaran Lapas Kelas I Tangerang. Polisi menilai ketiganya lalai dalam tugas-tugasnya, sehingga mengakibatkan orang lain meninggal dunia.

Ketiga tersangka berinisial RU, S dan Y dijerat dengan Pasal 359 KUHP. Pasal itu mengatur soal adanya kelalaian yang mengakibatkan orang meninggal dunia.

"Di Pasal 359 KUHP, objeknya meninggalnya seseorang. Faktanya dalam peristiwa itu ada beberapa orang yang meninggal dan materiil kejadian itu sudah ada," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (20/9).

Ketiganya merupakan pegawai yang tengah piket saat kebakaran maut itu terjadi pada Rabu (8/9).Tubagus memastikan proses penyidikan masih berlanjut setelah pihaknya menetapkan tiga pegawai sebagai tersangka.

Tubagus menyebut, pihaknya kini tengah memerlukan bukti lain untuk menetapkan adanya indikasi tersangka di Pasal 187 dan 188 KUHP soal kealpaan yang menyebabkan kebakaran.

Simak video '3 Petugas Lapas Tangerang Jadi Tersangka Usai Periksa 8 CCTV':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)