Usut Tersangka Lain di Kasus Kebakaran, Polisi Periksa 6 Napi LP Tangerang

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 15:12 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya kembali memeriksa sejumlah saksi terkait kasus kebakaran Lapas Kelas I Tangerang. Hari ini enam narapidana diperiksa polisi sebagai saksi.

"Jadi ada enam orang kita panggil untuk pemeriksaan. Satu pemeriksaan tambahan yang sudah dilakukan pemeriksaan awal. Kemudian ada lima saksi lagi yang kita panggil untuk dilakukan pemeriksaan hari ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (22/9/2021).

Saksi yang diperiksa ulang hari ini adalah JNN. JNN dan 5 napi lainnya tinggal satu sel di Blok C2.

Sejauh ini sudah ada tiga orang pegawai Lapas Kelas I Tangerang yang telah dijadikan tersangka dari peristiwa kebakaran maut. Ketiganya dijerat atas dugaan pelanggaran di Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia.

Yusri memastikan proses penyidikan kasus kebakaran Lapas Kelas I Tangerang belum selesai usai pihaknya menetapkan tiga orang tersangka. Pemeriksaan keenam saksi hari ini diketahui untuk mendalami adanya tersangka lain di Pasal 187 dan 188 serta Pasal 359 KUHP.

"Iya semua untuk memenuhi unsur (tersangka) di Pasal 187, 188 apakah kemungkinan ada Pasal 359 KUHP ini kan masih didalami semuanya," tutur Yusri.

Sebelumnya, polisi telah menetapkan 3 petugas Lapas Kelas I Tangerang sebagai tersangka di kasus kebakaran maut. Polisi masih membuka kemungkinan adanya tersangka lain di kasus tersebut.

"Masih berkembang," jawab Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat saat ditanya kemungkinan tersangka bertambah, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (20/9).

Tiga petugas Lapas Tangerang ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pelanggaran di Pasal 359 KUHP. Ketiganya dinilai lalai sehingga mengakibatkan meninggalnya 49 narapidana akibat kebakaran.

(ygs/mea)