Deretan Aksi Premanisme di Medan: Pungli hingga Tantang Polisi

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 10:31 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi garis polisi (Foto: Rachman Haryanto/detikcom)
Medan -

Beberapa hari lalu, seorang pria RN (29) dan seorang wanita SL (35) di Medan, Sumatera Utara (Sumut), diamankan polisi karena diduga melakukan pungutan liar dan menantang polisi. Sebelum aksi RN dan SL, sejumlah aksi premanisme di Medan juga bikin heboh.

Berikut deretan 3 aksi premanisme di Medan yang menyita perhatian publik:

1. Preman Hadang Polisi Gerebek Lokasi Judi

Aksi premanisme yang pertama terjadi di Jalan Piano, Medan pada Senin (15/3/2021) yang lalu. Dalam video yang beredar, disebutkan sejumlah preman ini menghadang polisi yang sedang menggerebek lokasi judi di daerah Padang Bulan, Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan saat itu, Kompol Martuasah Tobing, membenarkan adanya peristiwa itu. Martuasah menjelaskan, kejadian itu merupakan proses penangkapan kasus judi dadu koprok.

Awalnya, pelapor yang merupakan anggota kepolisian, NA, bersama kawan-kawannya mendapat informasi bahwa di Jalan Piano ada beberapa orang diduga sebagai pemain judi. Kemudian, NA bersama kawannya langsung menuju ke lokasi dan menemukan beberapa orang yang tidak dikenal diduga sedang bermain judi dadu.

Lalu, NA mengamankan dua orang yang sedang berjudi. Keduanya, kemudian dibawa ke Mapolrestabes Medan.

"Keduanya yakni TT (29) dan FS (22). Barang bukti yang disita yakni 1 buah terpal nomor dadu, satu set mangkok dadu dan uang sebesar Rp 985 ribu," ujar Martuasah.

Saat penggerebekan, kata Martuasah, pihaknya sempat di hadang oleh oknum diduga dari organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP). Petugas pun sedang menyelidikinya.

"Ada oknum OKP yang diduga melindungi, kami sedang cek," ujar Martuasah.

2. Preman Jual Nama Orang Meninggal

Aksi premanisme selanjutnya terjadi di salah satu pasar di Kota Medan. Aksi kali ini bikin heran karena preman itu melakukan pungutan liar dengan menjual nama orang yang sudah meninggal.

Preman ini melakukan pungli kepada seseorang yang sedang merapikan bawang ke dalam goni dengan menyebut dirinya dari salah satu organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) di Medan. Aksi preman ini direkam dan viral pada Kamis (22/7/2021).

Tidak hanya menyebut dirinya dari salah satu OKP, preman itu juga menjual nama seseorang yang sudah meninggal untuk melakukan pungli. Hal itu diketahui dari percakapan yang terekam dalam video.

"Siapa kepala kamu?" ujar perekam.

"Abang kan kenal sendiri, dia Sinaga yang meninggal," ujar pria bertopi itu.

"Dia meninggal kok bisa minta lagi?" ujar perekam.

"Namanya dilanjuti," ucap pria bertopi.

Setelah viral, preman ini pun diburu polisi. Tidak lama kemudian preman ini berhasil ditangkap.

"Pria yang viral di media sosial karena memalak sopir pengangkut bawang, akhirnya ditangkap di Jalan Bulan/Pasar Sambu Medan," kata Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin kepada wartawan, Selasa (27/7/2021).

Selengkapnya di halaman berikutnya

Simak juga 'Modus-modus Pungli di Tanjung Priok':

[Gambas:Video 20detik]