PSI: Giring Sampaikan Fakta Kebohongan Anies, Bukan Sebar Kebencian

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 09:57 WIB
Giring Ganesha, Plt Ketum PSI.
Plt Ketum PSI Giring Ganesha (Wisma Putra/detikcom)

PPP: Giring Ciptakan Narasi Kebencian

Sebelumnya, PPP mengkritik Giring eks Nidji atas video yang beredar soal tudingannya terhadap Anies. Pernyataan Giring disebut merupakan preseden negatif bagi demokrasi Indonesia.

"Pernyataan Plt Ketua Umum PSI tentang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang tak layak maju dalam Pilpres 2024 karena dicap sebagai pembohong merupakan preseden negatif bagi konsolidasi demokrasi di Indonesia," kata Sekjen PPP Arwani Thomafi kepada wartawan, Selasa (21/9/2021).

Arwani menyebut fungsi partai politik harusnya jadi perantara pendidikan politik bagi publik. Menurutnya, boleh saja melakukan kritik, namun harus dengan porsi yang benar.

"Partai politik semestinya menjadi medium pendidikan politik bagi publik, bukan justru menjadi lembaga agitatif, demagog, dan propaganda yang penuh kebencian. Kritik mutlak dilakukan kepada pejabat publik, tapi harus proporsional, bukan asal beda atau waton suloyo," ujarnya.

Arwani juga mengkritik apa yang disampaikan Giring tak mencerminkan gaya kepemimpinan anak muda. Tapi sudah tersirat kebencian.

"Profiling PSI sebagai partai anak muda dan milenial justru tidak tampak dari pernyataan dan narasi pimpinan puncaknya. Narasi dan lelaku pimpinan PSI yang direpresentasikan Plt Ketua Umum PSI justru kontra dengan norma generasi internet, yang di antaranya integritas dan kolaborasi," ucapnya.

"Pernyataan Plt Ketum PSI tidak memiliki basis integritas dan alih-alih mendorong kolaborasi, namun justru menciptakan narasi penuh kebencian. Kita hindari narasi kebencian terlebih di situasi pandemi yang membutuhkan persatuan seluruh elemen bangsa ini," lanjut Arwani.


(rfs/yld)