Jadi Tersangka TPPU, Ini Daftar Kasus yang Menjerat Irjen Napoleon

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 09:26 WIB
Irjen Napoleon Bonaparte mendatangi Pengadilan Tipikor, Jakarta. Kedatangannya untuk menjadi saksi di sidang Tommy Sumardi terkait perkara suap Djoko Tjandra.
Irjen Napoleon Bonaparte (Ari Saputra/detikcom)

Terlapor Dugaan Penganiayaan ke Muhammad Kace

Kasus penganiayaan oleh Irjen Napoleon Bonaparte saat Muhammad Kace ditahan di ruang isolasi tengah disidik oleh penyidik Bareskrim. Kini giliran Irjen Napoleon yang mendekam di ruang isolasi tahanan.

Irjen Napoleon merupakan tahanan di Rutan Bareskrim Polri kasus penghapusan red notice/DPO Djoko Tjandra. Sementara itu, Kace merupakan tersangka kasus dugaan penistaan agama. Keduanya sama-sama ditahan di rutan Bareskrim Polri.

Belakangan, Kace melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya. Penganiayaan itu diduga dilakukan Irjen Napoleon. Polisi pun mengungkap Napoleon melumuri Kace dengan kotoran manusia.

"Wajah dan tubuh korban dilumurin dengan kotoran manusia oleh pelaku," ujar Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi kepada wartawan, Minggu (19/9).

Napoleon telah buka suara soal kasus ini lewat surat yang disampaikan oleh kuasa hukumnya, Haposan Batubara. Dia mengawali penjelasan soal dirinya yang terlahir dan dibesarkan sebagai seorang muslim.

Dia menyatakan siapa pun bisa menghina dirinya, namun tidak dengan Allah, Rasulullah, dan Al-Qur'an. Dia bersumpah akan melakukan tindakan terukur terhadap orang yang menghina Allah, Rasulullah, dan Al-Qur'an.

"Siapa pun bisa menghina saya, tapi tidak terhadap Allahku, Al-Qur'an, Rasulullah SAW dan akidah Islamku. Karenanya, saya bersumpah akan melakukan tindakan terukur apa pun kepada siapa saja yang berani melakukannya," ujarnya.

Napoleon telah diperiksa polisi selama 10 jam, kemarin. Bagaimana hasilnya?

"Hasilnya baik-baik saja. Tidak penting materi (penyidikan) itu," ucap Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi saat dihubungi, Rabu (22/9/2021).

Sementara itu, Andi membeberkan pihaknya akan mengevaluasi hasil pemeriksaan Napoleon dan saksi-saksi sebelumnya. Menurutnya, polisi akan segera melakukan gelar perkara untuk penetapan status tersangka.

"Hari ini penyidik akan mengevaluasi hasil pemeriksaan-pemeriksaan terdahulu dan kemarin," imbuh Andi.