Panglima TNI Cek Vaksinasi di Lampung: Habiskan Vaksin yang Ada!

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 00:01 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau serbuan vaksinasi COVID di Lampung
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau serbuan vaksinasi COVID di Lampung (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi COVID-19 serentak di wilayah Bandar Lampung dan sekitarnya. Panglima didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito dan Kabaharkam Polri Komjen Arief Sulistyanto.

Serbuan vaksinasi itu bertempat di UIN (Universitas Islam Negeri), Lampung, Rabu (22/9/2021). Dalam kegiatan ini sebanyak 1.500 dosis yang menjadi target vaksinasi dengan sasaran vaksinasi masyarakat umum di wilayah Kota Bandar Lampung. Vaksinator yang terlibat sebanyak 80 orang gabungan TNI maupun Polri.

Dalam peninjauan ini, Panglima TNI berkesempatan berdialog virtual dengan para Dandim yang di wilayahnya melaksanakan Vaksin. Panglima TNI menyampaikan pentingnya bersinergi dalam melaksanakan serbuan vaksinasi, guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di wilayah Lampung.

Panglima TNI juga menekankan agar civitas akademika termasuk BEM UIN dan semua elemen masyarakat harus aktif dalam mensosialisasikan penerapan disiplin protokol kesehatan.

Kemudian Panglima TNI, Kepala BNPB dan Kabaharkam Polri melanjutkan peninjauan melalui Video Confrence untuk menyapa daerah yang lain yang sedang melaksanakan vaksinasi 23 titik baik Kodim, Koramil maupun Polres.

Panglima TNI mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan kampus UIN Lampung dalam mendukung program percepatan vaksinasi. Hadi meminta dosis vaksinasi yang disiapkan untuk dihabiskan.

"Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi di kampus UIN Lampung dan saya ucapkan terima kasih kepada BEM UIN dan para Nakes serta seluruh panitia penyelenggara, habiskan semua vaksin yang tersedia dan laporkan apabila sudah habis sehingga mencapai target yang diharapkan," tegas Panglima TNI.

Tidak hanya di Lampung, Panglima TNI juga meninjau serbuan vaksinasi di Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat. Di Kampus UNP sebanyak 1.000 peserta yang menjadi target vaksinasi baik dari masyarakat umum, remaja maupun mahasiswa, dengan melibatkan 54 vaksinator dari TNI-Polri kolaborasi Korem 032/WBR dengan Polda Sumbar.

Hadi mengatakan pentingnya kultur pendekatan ke masyarakat. Dengan begitu, menurutnya, masyarakat akan mengikuti apa yang dianjurkan, termasuk disiplin protokol kesehatan (prokes) dan pentingnya vaksinasi guna mencegah penyebaran Pandemi COVID-19.

Panglima TNI juga memantau dan menyapa para peserta vaksinasi melalui virtual di 10 Kodim jajaran Korem 032/WBR dengan total target 5.130 orang.

Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI juga menyapa Dandim 0309/Solok dan menyampaikan bahwa stok vaksin yang masih ada agar dihabiskan saja sehingga masyarakat dapat divaksin secara merata.

Panglima TNI menegaskan agar kerja sama, sinergi dan kolaborasi 4 pilar agar terus dilaksanakan dengan baik, selalu dikontrol positivity rate nya, juga testing dan tracing kontak erat harus diperbanyak.

"Para petugas juga terus menyampaikan sosialisasi yang kuat kepada masyarakat tentang pentingnya penggunaan masker supaya kita terhindar dari COVID-19," tuturnya.

(eva/eva)