Distrik Kiwirok Belum Kondusif, TNI Evakuasi Guru-Warga ke Jayapura

Wilpret Siagian - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 19:54 WIB
Personel TNI dari Kolakops Korem 172/PWY kembali mengevakuasi sebanyak 3 orang ke Jayapura, Papua. (dok Istimewa)
Personel TNI dari Kolakops Korem 172/PWY kembali mengevakuasi 3 orang ke Jayapura, Papua. (dok Istimewa)
Jayapura -

Personel TNI dari Kolakops Korem 172/PWY kembali mengevakuasi 3 orang ke Jayapura, Papua. Evakuasi dilakukan menggunakan helikopter tipe 412 EP TNI-AD Noreg HA-5155.

"Ketiga pengungsi tersebut merupakan 2 orang masyarakat pendatang atas nama Magdalena Esawaek (39) asal Biak guru SMP, Rospiani Purba (55) asal Medan guru SMP, dan 1 orang masyarakat asli Kiwirok Yosepa Taplo (50) ibu rumah tangga," ujar Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan kepada wartawan di Jayapura, Rabu (22/9/2021).

Izak menjelaskan ketiga warga telah diantar staf Teritorial Korem 172/PWY ke rumah masing-masing di Jayapura.

Kejadian aksi teror yang dilakukan oleh kelompok separatis teroris (KST) di distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, beberapa waktu lalu, telah menyebabkan masyarakat mengungsi ke Pos TNI.

Personel TNI dari Kolakops Korem 172/PWY kembali mengevakuasi sebanyak 3 orang ke Jayapura, Papua. (dok Istimewa)Foto: dok Istimewa

"Saat ini jumlah masyarakat yang mengungsi di Pos Satgas Pamtas Yonif 403/WP berjumlah 17 orang yang kesemuanya merupakan warga pendatang," katanya.

Dia mengatakan, selama proses evakuasi, aparat TNI kembali ditembaki KST Ngalum Kupel. Namun evakuasi dapat berjalan dengan aman.

Pihaknya mengungkapkan kondisi masyarakat yang mengungsi dalam keadaan baik dan untuk memenuhi kebutuhan mereka. TNI akan mengirimkan bantuan bahan makanan dari Jayapura menggunakan helikopter.

TNI telah menambah jumlah pasukan di Distrik Kiwirok dalam rangka pemulihan keamanan dan melakukan penindakan terhadap KKB Ngalum kupel.

(jbr/jbr)