Aplikasi Sertifikat Vaksin COVID-19 Dipakai di Mana Saja? Ini Daftarnya

Arinta Putri Anggraini - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 16:48 WIB
Aplikasi Sertifikat Vaksin Covid-19 Dipakai di Mana Saja? Ini Daftarnya
Aplikasi Sertifikat Vaksin Covid-19 Dipakai di Mana Saja? Ini Daftarnya (Foto: Edi Wahyono)
Jakarta -

Aplikasi sertifikat vaksinasi COVID-19 bisa dibilang kini wajib ada di HP tiap orang di masa PPKM. Bisa dipakai di mana saja aplikasi sertifikat vaksin COVID-19?

Aplikasi sertifikat vaksinasi COVID-19 yang dimaksud adalah aplikasi PeduliLindungi. Aplikasi ini merupakan sebuah platform yang dirancang oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan Kementerian BUMN serta digunakan oleh Kementerian Kesehatan dan Satuan Tugas COVID-19 di masa pandemi.

Kegunaan dari aplikasi ini sangat banyak. Selain sebagai bukti bahwa kita sudah mendapatkan dosis vaksin, aplikasi sertifikat vaksinasi ini juga digunakan untuk screening masuk ke beberapa tempat umum.

Berikut ulasan lengkap mengenai kegunaan aplikasi sertifikat vaksin COVID-19 atau aplikasi PeduliLindungi:

Aplikasi Sertifikat Vaksin COVID-19: Digunakan untuk Masuk Mal

Aktivitas masyarakat yang wajib menggunakan aplikasi sertifikat vaksin COVID-19 ialah masuk mal dan pusat perbelanjaan. Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No 43 Tahun 2021 dan Inmendagri No 44 Tahun 2021, masyarakat yang ada di level 2 dan 3 PPKM Jawa Bali dan luar Jawa Bali kini dapat memasuki mal dan pusat perbelanjaan dengan syarat wajib melakukan screening bagi pegawai ataupun pengunjung.

Kapasitas pengunjung untuk masuk mal dan pusat perbelanjaan adalah 50 persen dibuka. Jam operasionalnya hanya sampai pukul 21.00 waktu setempat.


Aplikasi Sertifikat Vaksin COVID-19: Digunakan untuk ke Supermarket

Masyarakat yang ingin memasuki supermarket kini wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi ini. Kapasitas maksimal bagi pengunjung adalah 50 persen sedangkan jam operasionalnya hanya sampai pukul 21.00 waktu setempat.


Aplikasi Sertifikat Vaksin COVID-19: Digunakan untuk ke Restoran

Masih berdasarkan Inmendagri No 43 Tahun 2021 dan Inmendagri No 44 Tahun 2021, restoran/rumah makan, kafe yang ruangannya terbuka wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk keperluan skrining. Makan di tempat (dine-in) kapasitasnya diizinkan hanya 50 persen, sedangkan waktu makan hanya 60 menit, dan satu meja maksimal 2 orang.


Aplikasi Sertifikat Vaksin COVID-19: Digunakan untuk Nonton Bioskop

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan telah mengatakan bioskop sudah diperbolehkan beroperasi bagi wilayah yang ada di level 2 dan 3 PPKM. Syaratnya adalah pegawai dan pengunjung sudah wajib divaksin dan menunjukkan aplikasi PeduliLindungi untuk keperluan skrining.

Bioskop hanya boleh diisi dengan kapasitas pengunjung 50 persen. Ketika skrining, hanya pengunjung yang berkategori hijau dan kuning yang boleh masuk. Bioskop diketahui sudah beroperasi sejak 16 September 2021 lalu.

Aplikasi Sertifikat Vaksin: Digunakan ke Tempat Wisata

Mengacu dalam Inmendagri No 43 Tahun 2021 dan No 44 Tahun 2021, aplikasi PeduliLindungi kini wajib digunakan apabila ingin pergi ke tempat wisata di wilayah yang menerapkan level 2 dan 4 PPKM Jawa Bali dan luar Jawa Bali.

Baik pengunjung maupun pegawai wajib menunjukkan aplikasi tersebut untuk keperluan skrining. Selain itu, aturan sistem ganjil-genap diterapkan di jalan menuju dan dari lokasi tempat wisata. Aturan ini berlaku setiap Jumat pukul 12.00 hingga Minggu pukul 18.00 waktu setempat.


Aplikasi Sertifikat Vaksin COVID-19: Digunakan untuk Kompetisi Sepakbola

Kompetisi sepakbola Liga 1 sudah mulai dilaksanakan tiap pekannya bagi wilayah yang ada di level 2 dan 3 PPKM Jawa Bali dan luar Jawa Bali. Berikut ini aturannya:

  1. Pemain, ofisial, kru media, serta staf pendukung diwajibkan menunjukkan aplikasi PeduliLindungi untuk keperluan skrining.
  2. Kompetisi dilaksanakan tanpa penonton di stadion. Kegiatan nonton bersama (nobar) bagi suporter juga tidak dibolehkan.
  3. Pemain, ofisial, kru media, dan staf pendukung wajib mendapatkan vaksin dosis kedua, dan menunjukkan hasil negatif PCR H-1 dan hasil negatif Antigen sebelum pertandingan
  4. Kompetisi liga 1 wajib dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

Informasi selanjutnya soal aplikasi sertifikat vaksin COVID-19 selanjutnya dapat disimak di halaman berikutnya.