Eks Pejabat Ditjen Pajak Angin Prayitno Didakwa Terima Suap Rp 57 Miliar

Zunita Putri - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 12:44 WIB
Mantan pejabat Ditjen Kemenkeu Angin Prayitno Aji, diperiksa KPK terkait kasus dugaan suap pengurusan pajak di Ditjen Pajak.
Angin Prayitno (Ari Saputra/detikcom)

Fee Dibagi Dua

Lebih lanjut, jaksa juga mengatakan cara Angin merekayasa pajak sejumlah perusahaan pemberi suap itu, yakni dengan bekerja sama dengan sejumlah pejabat di Ditjen Pajak. Jaksa mengatakan Angin Prayitno membagi dua fee.

"Terdakwa I memberitahukan kepada para supervisor tim pemeriksa pajak agar pada saat melaporkan hasil pemeriksaan, sekaligus melaporkan fee untuk pejabat struktural (direktur dan kasubdit), serta untuk jatah tim pemeriksa pajak di mana pembagiannya adalah 50 persen untuk pejabat struktural yang terdiri atas Direktur dan Kepala Subdirektorat. Sedangkan 50 persen (lagi) untuk jatah tim pemeriksa," tutur jaksa.

Selain Angin Prayitno dan Dadan Ramdani, tim pemeriksa pajak pada Direktorat Pemeriksaan dan Penagihan Direktorat Jenderal Pajak, yakni Wawan Ridwan, Alfred Simanjuntak, Yulmanizar, dan Febrian, turut menerima fee 50 persen. Uang itu diperoleh dari hasil rekayasa pajak.

"Terdakwa Angin Prayitno Aji bersama-sama Terdakwa II Dadan Ramdani, Wawan Ridwan, Alfred Simanjuntak, Yulmanizar, dan Febrian telah menerima hadiah berupa uang, di mana telah merekayasa penghitungan pajak PT GMP, PT Bank Panin, dan PT Jhonlin Baratama," jelas jaksa.

Karena itu, Angin Prayitno dan Dadan Ramdani didakwa jaksa melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.


(zap/dwia)