Mahasiswa UKDW Hilang di Pantai Sundak

Mahasiswa UKDW Hilang di Pantai Sundak

- detikNews
Senin, 10 Apr 2006 23:34 WIB
Yogyakarta - Mahasiswa Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta, Henricus Stevano Zico Alfons (20) hilang terseret ombak di Pantai Sundak Kecamatan Tanjungsari Gunungkidul. Korban yang hilang sejak hari Sabtu (8/4/2006) itu sampai hari ini, Senin (10/4/2006) sore belum ditemukan. Tim SAR Gunungkidul bersama warga sekitar dan rekan-rekan korban terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Sementara itu Tim SAR Pantai Baron dengan menggunakan kapal melakukan pencarian menyusuri sekitar pantai yang berdekatan dengan Pantai Sundak.Salah satu rekan korban I Gede Victor (21) menuturkan pada hari Sabtu siang bersama rekan-rekan se kampus berwisata ke pantai Sundak untuk merayakan acara menjelang hari Paskah. Setelah tiba di pantai dan beristirahatsejak pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB, Alfons panggilan akrabnya bersama Victor dan rekan lainnya mandi di laut sebelah barat Pantai Sundak. Namun tidak berapa lama, Alfons dan Victor berenang di laut, tiba-tiba terseret ombak dan masuk ke pusaran air."Saya sempat masuk putaran dan berputar kira-kira setengahnya kemudian bisa lepas dan menyelematkan diri. Sedang Alfons setelah terseret masuk ke pusaran kemudian hilang," kata Victor. Setelah berhasil menyelamatkan dengan berenang ke pinggir pantai, Victor kemudian memberitahukan kepada rekan lainnya mengenai musibah tersebut.Bersama warga sekitar dan teman-temannya kata Victor, hari Sabtu sore itu juga dilakukan pencarian. Karena hari mulai gelap, pencarian kemudian dilakukan pada Minggu pagi. Beberapa teman ada yang memberitahukan musibah itu ke kampus dan keluarga Alfons yang tinggal di Bali.Pada Minggu hingga Senin sore, Tim SAR terus melakukan pencarian, namun belum membuahkan hasil. Orangtua Alfons bersama pimpinan universitas masih menunggu di kawasan Pantai Sundak.Sementara itu menurut salah satu anggota Tim SAR dari Unit Selam Universitas Gadjah Mada (UGM), Triyono, tim penyelam berusaha melakukan pencarian dengan menyelam di sekitar lokasi kejadian. Namun karena ombak yang cukup tinggi dan derasnya air di dekat pusaran, Tim SAR mengalami kesulitan."Selain ombak besar, jarak pandang di pandang di dalam air juga terganggu. Jarak pandang kami hanya mampu melihat ke depan setengah meter saja," kata Triyono. (ary/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads