Festival Kue Bulan: Legenda dan Simbol Keabadian bagi Masyarakat China

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 21 Sep 2021 18:55 WIB
Festival Kue Bulan: Legenda dan Simbol Keabadian Bagi Masyarakat China
Festival Kue Bulan: Legenda dan Simbol Keabadian Bagi Masyarakat China (Foto: Sin Chew/iStock)
Jakarta -

Kue bulan jadi makanan yang identik dalam perayaan Festival Pertengahan Musim Gugur. Festival yang juga disebut Festival Kue Bulan ini jadi hari penting bagi masyarakat China.

Tahun ini festival kue bulan dirayakan pada 21 September 2021. Lalu bagaimana sejarah dan makna perayaan ini bagi masyarakat China? detikcom merangkumkan informasinya berikut ini.

Sejarah Festival Kue Bulan

Seperti dilansir South China Morning Post, festival kue bulan merupakan peringatan yang berasal dari budaya kuno China dan Vietnam. Festival ini jatuh pada hari ke-15 bulan kedelapan dalam kalender penanggalan China, tepat ketika bulan berada di puncaknya dan terlihat paling terang.

Ketika festival pertengahan musim gugur ini diselenggarakan, kita akan menemui lentera berwarna-warni yang merupakan ciri khasnya. Di Hong Kong, masih dapat disaksikan anak-anak yang bersukacita memegang lentera dan toko-toko yang menjual kue bulan dengan berbagai rasa.

Tahun ini festival kue bulan jatuh pada 21 September 2021 dan dianggap sebagai festival tradisional China terpenting kedua setelah Tahun Baru Imlek.


Legenda Soal Festival Kue Bulan

Legenda utama yang terkait dengan Festival Pertengahan Musim Gugur adalah kisah Chang'e. Diceritakan dulu bumi memiliki 10 matahari di mana panasnya merusak dunia dan menyebabkan kekeringan.

Atas permintaan Kaisar Surga, pemanah hebat Hou Yi menembak jatuh sembilan matahari dan menyelamatkan kehidupan di bumi. Sebagai hadiah atas tindakannya, Hou Yi diberi ramuan keabadian, yang dia sembunyikan di rumahnya, dan berencana untuk membaginya dengan istrinya yang cantik, Chang'e.

Ketika Hou Yi pergi berburu, salah seorang muridnya bernama Feng Meng berniat untuk mencuri ramuan keabadian tersebut. Untuk mencegahnya, Chang'e langsung meminum ramuan itu dan naik ke surga, di mana dia menjadikan bulan sebagai rumahnya. Konon katanya orang-orang tertentu dapat melihat rupa Chang'e di bulan.

Untuk mengenang kisahnya, China meluncurkan program eksplorasi bulan yang diberi nama Chang'e mission. Misi tersebut akan mendarat di sisi terjauh bulan.

Serba serbi Festival Kue Bulan berikutnya dapat disimak di halaman selanjutnya.