Kasus COVID-19 Turun, Panglima TNI: Bisa Jadi Buruk Apabila Kita Lengah

Audrey Santoso - detikNews
Selasa, 21 Sep 2021 16:17 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau kegiatan vaksinasi COVID-19
Foto: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau kegiatan vaksinasi COVID-19 di Tangerang, Banten (dok. Puspen TNI)
Tangerang -

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengingatkan semua pihak untuk tidak tenggelam dalam euforia terkait penurunan kasus positif COVID-19 di RI. Hadi mengatakan situasi akan kembali buruk jika pemerintah dan masyarakat lengah.

"Kita wajib bersyukur, namun tidak boleh euforia yang berlebihan, karena sewaktu-waktu kasus COVID-19 bisa menjadi hal yang buruk apabila kita lengah," katanya saat meninjau kegiatan vaksinasi dan bakti sosial yang digelar alumni Akabri angkatan 1998 atau Nawahasta di Sport Club Mardi Grass Citra Raya, Tangerang, Banten, Selasa (21/9/2021).

Hadi lantas menyampaikan Bank Dunia mengapresiasi upaya Indonesia yang dinilai berhasil mencapai target vaksinasi 100 juta penduduk. Dia berharap alumni Akabri 1998 menggencarkan upaya tracing kontak erat pasien COVID-19, di samping melakukan percepatan vaksinasi.

"Pencapaian target vaksinasi kepada 100 juta orang Indonesia tidak lepas dari kerja keras dan sinergisitas TNI-Polri, termasuk yang dilakukan oleh Alumni Akabri 98 Nawahasta. Tracing dan testing sangat penting dilakukan dalam menghentikan laju perkembangan COVID-19," ucap Hadi yang meninjau bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Untuk diketahui, acara Bhakti Sosial Nusantara Akabri '98 Nawahasta dimulai sepekan, sejak 14 sampai 21 September 2021 di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Lewat acara ini, alumni Akabri 1998 menargetkan 100 ribu tervaksinasi, dan 75 ribu keluarga mendapat paket sembako.

Pada acara ini, penyelenggara juga menyediakan 10 ribu masker dan 2.000 paket isi ulang oksigen yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat sekitar. Vaksinasi sendiri didukung 1.275 vaksinator dan tenaga kesehatan yang terdiri dari TNI-Polri dan Dinas Kesehatan masing-masing wilayah.

"Saya sebagai Panglima TNI bersama Bapak Kapolri sangat mengapresiasi dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh Alumni Akabri 98 Nawahasta. Saya ingin mengingatkan kepada Alumni Akabri 98 untuk terus bekerja keras dalam menghadapi cobaan bencana nonalam, yaitu pandemi COVID-19 dengan terus memperkuat sinergisitas TNI-Polri dan berdoa semoga pandemi ini segera berakhir," ungkap Hadi.

Hadi Tinjau Vaksinasi yang Digelar TNI untuk Santri

Hari sebelumnya, Senin (20/9), Hadi juga meninjau vaksinasi di Pondok Pesantren Yajri Payaman, Magelang, Jawa Tengah. Ada 1.000 orang yang terdiri dari 800 santri dan 200 warga sekitar pondok pesantren yang berpartisipasi sebagai penerima vaksin.

"Anak-anakku sekalian, hari ini kita melaksanakan vaksinasi sebanyak 1.000 orang dan insyaallah nanti pimpinan Pondok Pesantren akan terus berkoordinasi dengan Danrem dan tim kesehatan dari Korem untuk selanjutnya melaksanakan vaksinasi tahap kedua," ucap Hadi.

Simak berita lengkapnya di halaman berikutnya.