Rumah Pegawai BUMN di Depok Dibobol Maling, Kerugian Rp 350 Juta

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Selasa, 21 Sep 2021 13:02 WIB
Rumah pegawai BUMN di Depok dibobol maling
Rumah pegawai BUMN di Depok dibobol maling (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Rumah tinggal milik pegawai BUMN, Elsa Septiani, di kawasan Bedahan, Sawangan, Depok, Jawa Barat, dibobol maling. Uang tunai dan barang berharga senilai Rp 350 juta raib dibawa pelaku.

"Iya anak saya kerja di salah satu BUMN ya. Ini sudah banyak (rumah yang digondol maling). Kemarin ada juga katanya tabung gas 8 biji, dalam dua minggu udah 5 ini," kata Ibunda Elsa, Suhaima Shofia (57), saat ditemui di rumahnya, Selasa (21/9/2021).

Shofia menyebut saat kejadian, rumah sang anak memang dalam kondisi kosong karena tengah berlibur. Keesokan malamnya saat tiba di rumah, tepatnya pada Minggu (19/9), sang anak sontak kaget saat membuka kamar dalam kondisi berantakan.

"Pas dilihat gitu sudah ditaruh gitu, dihidupin lampu kamar itu kan mati lampunya, kan hidupin lampu dilihat sudah berantakan gitu pas dilihat gitu terali itu sudah kebuka gitu dicongkel," kata Shofia.

Maling menggondol uang tunai, emas kawin hingga barang-barang elektronik milik pegawai BUMN tersebut. Total kerugian mencapai Rp 350 juta.

"Jadi semua yang di atas dalam lemari itu habis semua, kan tas saya barang-barang kan masuknya disatuin di kamar itu di kunci,kuncinya saya bawa, pas dibuka gitu di atas kasur udah semua, tas saya udah ngablak gitu, duit cash saya, riyal saya, emas saya, emas kawin, sama duit dolar saya habis semuanya," tutur Shofia.

"Sebangsa Rp 350 juta kali, tapi kalau sebangsa emas sama saya nggak tahu kalau punya, ada logam mulia, dua handphone, satu notebook, itu punyanya Icha (Elsa) datanya hilang," sambungnya.

Tak Terpantau CCTV

Shofia telah mengecek dua CCTV yang dipasang rumahnya. Namun maling ternyata tidak tertangkap CCTV.

"Dua CCTV, tidak kelihatan dia ngintip, dia lewatin CCTV karena kamar tidak ada CCTV tidak mungkin kan," ujarnya.

Shofia curiga maling ini maling yang sama beraksi juga sebelumnya di beberapa rumah di lingkungannya. Kecurigaan itu muncul karena, kata Shofia, dalam rentang dua minggu sudah 5 kali kejadian pencurian.

"Bisa jadi sih (maling yang sama) masa dalam dua minggu ini bisa terjadi," ucapnya.

Pihak Shofia telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Sawangan. Polisi, sebut Shofia, juga telah olah TKP.

"Sudah pas hari itu juga ke polsek, besokannya olah TKP, inafis juga sudah datang," ungkapnya.

(whn/mea)