Inmendagri No 43 Tahun 2021: Aturan Lengkap PPKM Jawa Bali Terkini

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 21 Sep 2021 11:40 WIB
Inmendagri No 43 Tahun 2021: Aturan Lengkap PPKM Jawa Bali Terkini
Inmendagri No 43 Tahun 2021: Aturan Lengkap PPKM Jawa Bali Terkini (Foto: Infografis detikcom/Denny)
Jakarta -

Inmendagri no 43 tahun 2021 memuat kebijakan dan daftar daerah level PPKM terbaru di Jawa dan Bali. Aturan tersebut berlaku selama 2 minggu ke depan yaitu hingga 4 Oktober 2021.

"Dalam arahan yang diberikan Presiden dalam ratas hari ini diputuskan bahwa dengan melihat perkembangan yang ada maka perubahan PPKM level diberlakukan selama 2 minggu untuk Jawa-Bali namun evaluasi tetap dilakukan setiap minggunya untuk mengantisipasi perubahan-perubahan yang terjadi begitu cepat," ujar Menko Kemaritiman dan Investasi (Menko) Luhut Binsar Pandjaitan saat konferensi pers virtual, Senin (20/9) lalu.

Inmendagri ini dikeluarkan di Jakarta, Senin (20/9), oleh Mendagri Tito Karnavian. Salinan Inmendagri terbaru ini ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum Kemendagri, R Gani Muhamad.

Lalu apa saja isi dari Inmendagri No 43 Tahun 2021? detikcom merangkumkan informasinya hari ini.

Inmendagri No 43 Tahun 2021: Tak Ada Daerah PPKM Level 4

Dalam Inmendagri No 43 tahun 2021, tak ada lagi daerah di Jawa dan Bali yang memasuki PPKM level 4. Seluruh daerah kini menjalankan PPKM level 2 dan 3.

Inmendagri No 43 Tahun 2021: Aturan Kegiatan PPKM Level 3

Dalam Inmendagri disebutkan sejumlah aturan untuk kabupaten atau kota di wilayah Jawa dan Bali dengan kriteria PPKM level 3, antara lain:

  1. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan pembelajaran tatap muka terbatas dengan kapasitas 50 persen kecuali:
    - SDLB, MILB, SMPLB, SMLB, dan MALB maksimal 62% (enam puluh dua persen)
    sampai dengan 100% (seratus persen) dengan menjaga jarak minimal 1,5m (satu koma lima meter) dan maksimal 5 (lima) peserta didik per kelas; dan
    - PAUD maksimal 33% (tiga puluh tiga persen) dengan menjaga jarak minimal 1,5m (satu koma lima meter) dan maksimal 5 (lima) peserta didik per kelas,
  2. Perkantoran non esensial dapat melakukan WFO dengan kapasitas 25% bagi pegawai yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi
  3. Untuk supermarket, hypermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari jam operasional dibatasi hingga pukul 21.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50 persen. Masuk supermarket dan hypermarket wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi mulai tanggal 14 September 2021
  4. Kegiatan makan/minum di warung makan, warteg dan sejenis diperbolehkan hingga pukul 21.00 maksimal pengunjung makan di tempat 50 persen kapasitas dan waktu maksimal 60 menit.
  5. Kegiatan makan/minum di restoran, rumah makan, kafe dengan lokasi di dalam gedung atau area terbuka diperbolehkan buka hingga pukul 21.00, maksimal pengunjung makan di tempat 50 persen kapasitas, satu meja maksimal 2 orang dan waktu maksimal 60 menit. Semuanya diwajibkan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
  6. Kegiatan makan/minum di restoran, rumah makan, kafe dengan jam operasional dimulai dari malam hari dapat beroperasi mulai pukul 18.00-00.00 dengan kapasitas 25 persen, satu meja maksimal 2 orang dan waktu makan 60 menit. Semuanya diwajibkan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
  7. Mall dan pusat perbelanjaan dibuka dengan kapasitas maksimal 50 persen hingga pukul 21.00 dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Anak usia di bawah 12 tahun dilarang masuk kecuali di Provinsi DKI Jakarta, Kota Bandung, Kota Yogyakarta, Kota Surabaya dengan syarat didampingi orang tua
  8. Bioskop dapat beroperasi maksimal 50 persen dan hanya pengunjung dengan kategori hijau dan kuning di aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk. Sementara anak-anak di bawah usia 12 tahun dilarang.
  9. Tempat ibadah diizinkan buka dengan kapasitas 50 persen
  10. Uji coba pembukaan tempat wisata dilakukan dengan skrining aplikasi Peduli Lindungi. Anak-anak di bawah usia 12 tahun dilarang masuk. Penerapan ganjil - genap di sepanjang jalan menuju dan dari lokasi tempat wisata mulai Jumat pukul 12.00 sampai dengan Minggu pukul 18.00 waktu setempat.
  11. Resepsi pernikahan diadakan maksimal 20 undangan dan tidak mengadakan makan di tempat.

Simak video 'PPKM Diperpanjang, Anak-anak Kini Boleh Ngemal Lagi':

[Gambas:Video 20detik]