Komnas HAM Panggil Kapolres Jakpus-Staf KPI soal Kasus Pelecehan Besok

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Selasa, 21 Sep 2021 11:04 WIB
Beka Ulung Hapsara
Beka Ulung Hapsara (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Komnas HAM menjadwalkan pemanggilan kepada Kapolres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) Kombes Hengki Haryadi dan staf sekretariat Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) besok. Mereka akan dimintai keterangan terkait kasus pelecehan dan perundingan sesama pegawai pria di KPI.

"Rencananya besok kami akan meminta keterangan Kapolres Jakarta Pusat dan penambahan keterangan dari jajaran kesekretariatan KPI," kata Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara saat dimintai konfirmasi, Selasa (21/9/2921).

Beka menyampaikan Komnas HAM masih membutuhkan keterangan tambahan dari empat orang staf sekretariat KPI. Nantinya, kata Beka, pihaknya akan menanyakan seputar peristiwa pelecehan dan perundingan serta ingin mengetahui respons KPI.

"Kami membutuhkan keterangan dari 4 orang staf sekretariat KPI. Jadwalnya besok siang. Seputar peristiwa yang ada dan respons yang diberikan," ujarnya.

Beka mengatakan Kombes Hengki belum memberikan konfirmasi apakah akan hadir ke Komnas HAM besok. Namun dia mengatakan surat pemanggilan ulang sudah dikirim pekan lalu.

"Sampai pagi ini kami belum dapat konfirmasinya (Kapolres Jakpus). Surat permintaan keterangan sudah dikirim sejak Jumat lalu. Kami masih menunggu," imbuhnya.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat tidak menghadiri panggilan Komnas HAM soal kasus pelecehan di KPI. Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Hariyanto mengatakan pihaknya belum menerima konfirmasi perihal panggilan tersebut.

"Belum, kita belum ada konfirmasi," kata Setyo di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (15/9).

Setyo menyebut saat ini pihaknya tengah fokus menyelidiki kasus ini hingga terang benderang. Namun, Setyo belum memerinci perkembangan kasusnya.

Kasus dugaan pelecehan seksual ini, sampai saat ini masih diproses polisi, dalam hal ini Polres Metro Jakarta Pusat. Polisi juga telah memeriksa korban (MS) dan para terlapor.

Polisi juga telah mengajukan upaya visum et repertum psikiatrikum terhadap korban ke RS Polri Kramat Jati. Polres Metro Jakarta Pusat juga telah mengecek TKP.

Polisi berjanji akan transparan dan profesional dalam menangani kasus tersebut. Namun, dalam hal ini penyidik mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Simak video 'Polres Jakpus soal Panggilan Komnas HAM di Kasus KPI: Masih Fokus Penyidikan':

[Gambas:Video 20detik]

(lir/lir)