Rampok yang Paksa Wanita di Sumsel Keliling Kota Ditangkap, Motifnya Asmara

M Syahbana - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 13:26 WIB
Lokasi ibu-ibu dibegal di Palembang (dok. Polisi)
Lokasi ibu-ibu dibegal di Palembang (Dok. Polisi)
Palembang -

Polisi menangkap perampok yang memaksa wanita bernama Ida (43) di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), berkeliling kota sebelum akhirnya merampas motor Ida. Ada motif asmara di balik kasus ini.

"Iya benar pelakunya sudah kita tangkap sore kemarin, barang bukti sepeda motornya juga sudah kita amankan," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Christoper Panjaitan kepada wartawan, Senin (20/9/2021).

Christoper mengatakan salah satu pelaku mengaku dia merupakan teman dekat korban. Menurutnya, ada masalah asmara yang menjadi latar belakang perampokan ini.

"Pengakuan awal pelaku, korban dan salah satu pelaku ternyata saling kenal, bisa di bilang ada berkaitan dengan hubungan asmara. Memang, dari keterangan korban dia mengaku dirampok," kata Christoper.

"Masih kita dalami motifnya apa yang menjadi penyebab sebenarnya," sambungnya.

Sebelumnya, Ida melapor ke polisi karena menjadi korban begal di Palembang, Sumsel. Ida mengaku sempat diancam pisau dan dipaksa keliling kota.

"Iya benar, laporannya sudah kita terima. Pelakunya masih kita lidik dan kita kejar," ucap Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi saat dimintai konfirmasi, Rabu (15/9).

Laporan Ida diterima di SPKT Polrestabes Palembang dengan nomor: LP/B/1694/IX/2021/Spkt/PolrestabesPalembang/PoldaSumateraSelatan. Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Parameswara, Ilir Barat 1, Palembang, pada Sabtu (11/9) lalu, sekitar pukul 16.30 WIB.

Ida mengaku saat itu dia sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya di kawasan Kertapati, Palembang. Dalam perjalanan, Ida mengaku dihalangi empat orang sehingga seolah-olah dia menabrak motor para begal itu.

Ida mengaku ketakutan. Salah seorang terduga pelaku disebut mengancamnya dengan sebilah pisau.

"Saya diancam pakai pisau, ya saya takut. Saya dipaksa untuk mengikuti perintah mereka untuk jalan mengikutinya," katanya.

Dia mengatakan dipaksa mengikuti para pelaku ke tempat sepi di kawasan Km 12, Alang-Alang Lebar, Palembang. Sampai di lokasi itu lah pelaku merampas motor korban dan meninggalkan korban di pinggir jalan.

"Selama perjalanan saya bilang ke pelaku, silakan kalau mau ambil motor tapi saya jangan dilukai. Tapi dia tidak menghiraukan justru mengancam dan tetap suruh saya jalan Sesampainya di sana, motor saya diambil dan saya ditinggalkan di pinggir jalan," ucapnya.

Lihat juga video 'Pengakuan Pemuda di Sumsel yang Didor Polisi Usai Rampok-Perkosa Lansia':

[Gambas:Video 20detik]

(haf/haf)