Round-Up

5 Fakta Baru Tentang Penembakan Ketua Majelis Taklim di Tangerang

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 19 Sep 2021 21:24 WIB
Lokasi Penembakan Ketua Majelis Taklim di Tangerang
Foto: Lokasi penembakan ketua majelis taklim di Pinang, Tangerang, inisial A (43). (Rakha/detikcom)
Tangerang -

Ketua majelis taklim berinisial A (43), yang tinggal di Pinang, Tangerang, tewas usai menjadi korban penembakan oleh orang tidak orang tak dikenal. Penembakan A terjadi kemarin malam.

A diketahui menjadi korban penembakan usai salah seorang warga sekitar mendengar suara tembakan pada Sabtu (18/9/2021), sekitar pukul 18.30 WIB. Saksi kemudian melihat A tergeletak dengan kondisi tertembak.

Korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit. Namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 19.17 WIB.

Polisi pun telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). Salah satu hasil olah tKP, polisi menemukan proyektil peluru. Selain itu, polisi juga menemukan sejumlah fakta lainnya, yakni korban diketahui menjabat sebagai ketua majelis taklim setempat.

"Sepertinya pelurunya tembus, karena ditemukan satu butir proyektil di lokasi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Minggu (19/9/2021).

Keponakan korban, Sumadi, berharap pelaku dapat segera ditangkap. Dia meminta pelaku diganjar hukuman yang setimpal.

"Saya harap segera ditangkap. Setimpal atas perbuatannya," ucap Sumadi.

Berikut 5 fakta penembakan A:

Pelaku Diduga 2 Orang

Pihak kepolisian tengah menyelidiki kasus penembakan seorang ketua majelis taklim berinisial A (43) di Pinang, Tangerang. Polisi menyebut pelaku penembakan tidak hanya satu orang.

"Pelaku diduga dua orang, sekarang masih penyelidikan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Minggu (19/9/2021).

Baca fakta lainnya di halaman selanjutnya: