Wagub: 10 Juta Warga Sudah Divaksin COVID-19 di Jakarta

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 19 Sep 2021 19:53 WIB
Ahmad Riza Patria (Wilda Hayatun Nufus/detikcom).
Foto: Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Wilda Hayatun Nufus/detikcom).
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melaporkan lebih dari 10 juta warga sudah divaksin COVID-19. Riza meyakini Jakarta akan menjadi provinsi pertama yang menyelesaikan program vaksinasi dari pemerintah.

"Alhamdulillah di DKI Jakarta sudah 10 juta lebih, dari (total) target 11 juta. Kita Insya Allah menjadi provinsi pertama yang menyelesaikan vaksin dibandingkan provinsi yang lain," kata Riza di Kantor DPW PPP DKI, Jakarta Timur, Minggu (19/9/2021)

Politikus Gerindra itu juga menyampaikan, seiring melandainya kasus COVID-19 di Jakarta, sejumlah sektor pun mulai dilonggarkan. Dia meminta kerjasama seluruh pihak untuk mempertahankan kondisi ini.

"Saya juga berterima kasih karena semuanya patuh dan taat terhadap prokes. Berkat bantuan, dukungan bapak ibu semuanya, COVID di DKI sudah turun," ucapnya.

Tak hanya itu, Riza juga menyatakan, saat ini antrean di rumah sakit COVID-19 tak terlihat sehingga situasi Jakarta berangsur normal. Kendati demikian, Riza tetap menyadari potensi penularan virus Corona masih ada karena adanya pelonggaran kegiatan masyarakat.

"Dimulainya pelonggaran-pelonggaran ini berarti potensi orang yang keluar rumah bertambah, potensi orang yang berkerumun bertambah itu artinya sesungguhnya potensi yang menular juga bisa bertambah," jelasnya.

Untuk itu, Riza meminta agar warga tak mengabaikan penerapan protokol kesehatan COVID-19. Dia juga berhadap setiap warga dapat bertanggungjawab terhadap keselamatan masing-masing.

"Kami minta untuk sedapat mungkin berada di rumah. Kecuali yang penting (ke luar) kemudian melaksanakan protokol kesehatan dengan patuh dan taat dan bertanggungjawab," ujarnya.

Merujuk data Pemprov DKI Jakarta, saat ini dosis 1 vaksin COVID-19 telah mencapai 10.232.364. Proporsinya terdiri dari 64% warga ber-KTP DKI dan 36% non KTP DKI.

Sedangkan total dosis 2 sebanyak 7.407.335. Proporsinya 65% warga ber-KTP DKI dan 35% non KTP DKI.

(isa/isa)