Jejak Kesadisan Ali Kalora yang Kini Tewas Ditembak Satgas

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 19 Sep 2021 09:21 WIB
Jakarta -

Pimpinan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora ditembak mati oleh Satgas Madago Raya. Ali Kalora tercatat memiliki jejak kejahatan terorisme yang sadis.

Ali Kalora sebelum tewas ditembak bersama anak buahnya masuk dalam enam DPO Satgas Madago Raya. Ali Kalora tewas tertembak bersama anak buahnya Jaka Ramadhan.

"Ya, ada 6 DPO. Tertembak 2, sisa 4 orang ini orang Bima semuanya, simpatisan yang terpengaruh konflik Poso zaman dahulu, termasuk kelompok Santoso dulu," ujar Irjen Rudy.

Ali Kalora tewas dalam baku tembak dengan Satgas Madago Raya di Desa Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parimo, Sulteng. Peristiwa itu terjadi pada petang kemarin.

Sosoknya cukup misterius. Berdasarkan penelusuran detikcom, belum ada sumber tepercaya yang mencantumkan tanggal lahir pria ini. Namun yang jelas, dia lahir di Kalora.

Nama 'Kalora' ternyata diambilkan dari nama desa tempat dia lahir. Nama aslinya adalah Ali Ahmad.

Ali Kalora sudah buron (DPO) sejak 27 Desember 2012. Namanya sebagai pemimpin komplotan MIT mencuat lantaran pemimpin sebelumnya, yakni Santoso alias Abu Wardah, tewas ditembak aparat.

Siapa sebenarnya sosok Ali Kalora? Silakan klik halaman selanjutnya.