Tentang Muhammad Kece, Terjerat Kasus Penistaan Agama hingga Dianiaya di Rutan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 18 Sep 2021 13:09 WIB
Muhammad Kece
Foto: YouTube MuhammadKece

Ditangkap

Polri pun bergerak mencari pria yang memiliki nama asli Muhamad Kosman itu. Kece ditangkap di Bali.

Saat ditangkap, Kece juga sempat melakukan perlawanan dengan cara bersembunyi dari kejaran polisi di tengah sawah. Hal itu terjadi saat malam hari.

Penangkapan Kece dilakukan oleh tim Dittipidsiber Bareskrim Polri. Dirtipidsiber Bareskrim Brigjen Asep Edi Suheri memimpin langsung penangkapan ini.

Polri juga sempat mengungkapkan sejumlah kendala saat menangkap Kece. Sebab, lokasi penangkapan Kece saat itu kondisinya gelap gulita dan berada di tengah persawahan.

Meski begitu, polisi berhasil menangkap Kece. Kece pun ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

"Muhammad Kece sudah ditahan, tadi malam masuk tahanan pukul 21.50 WIB. Atas nama H Muhamad Kasman," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat dihubungi, Kamis (26/8).

Dianiaya di Rutan

Namun, baru beberapa hari ditahan di rutan, Kece kembali membuat heboh lantaran membuat laporan dugaan penganiayaan di rutan. Kece diduga dianiaya sesama tahanan di rutan.

Laporan polisi (LP) itu terdaftar dalam LP bernomor LP:0510/VIII/2021/Bareskrim. LP itu dibuat pada 26 Agustus 2021 atas nama Muhamad Kosman.

Polisi mengindikasikan Muhammad Kece tidak mengalami luka yang parah sehingga tetap berada di Rutan Bareskrim Polri. Kesehatan Kece pun dipantau polisi.

"Nggak (dibawa ke klinik), yang bersangkutan masih di tahanan," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan (Jaksel), Jumat (17/9/2021). Rusdi menjawab pertanyaan mengenai bagaimana kondisi Muhammad Kece setelah dianiaya.

Rusdi membeberkan semua tahanan selalu mendapat perawatan kesehatan di dalam rutan. Maka dari itu, kata Rusdi, Muhammad Kece tetap berada di dalam rutan.

Teranyar, Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto mengungkapkan pelaku penganiayaan Muhammad Kece adalah Irjen Napoleon Bonaparte. Diketahui, Irjen Napoleon merupakan terpidana kasus red notice Djoko Tjandra.

"Sudah tahu bertanya pula," ujar Komjen Agus Andrianto saat dimintai konfirmasi, Sabtu (18/9/2021). Dia menjawab hal tersebut saat ditanya apakah benar yang menganiaya Muhammad Kece adalah Irjen Napoleon seperti informasi yang beredar.

Agus menyatakan Irjen Napoleon dan Muhammad Kece sama-sama tahanan yang mendekam di Rutan Bareskrim Polri. Dia menjelaskan kejadian penganiayaan terjadi pada saat Muhammad Kece sedang menjalani isolasi setelah ditangkap.

"Sudah diproses sidik. Pelaku sesama tahanan (korban saat itu di ruang isolasi). Pascakejadian, proses langsung berjalan," tuturnya.

Polri juga mengatakan pihaknya akan mengusut kasus dugaan penganiayaan ini. Gelar perkara terkait kasus ini juga akan dilakukan.

"Nanti dari alat bukti itu akan dilakukan gelar perkara dan akan menentukan tersangka dalam kasus ini," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (17/9).


(zap/hri)