Irjen Napoleon Aniaya M Kece di Rutan, Polri Dalami Keterlibatan Pihak Lain

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Sabtu, 18 Sep 2021 12:02 WIB
Mantan Kadivhubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte divonis 4 tahun penjara. Ia terbukti bersalah menerima suap USD 370 ribu dan SGD 200 ribu dari Djoko Tjandra
Irjen Napoleon Bonaparte (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim mengungkap Irjen Napoleon Bonaparte menganiaya tersangka kasus penistaan agama Muhammad Kece alias Muhamad Kosman di dalam rutan. Polisi mendalami apakah aksi itu dilakukan sendiri oleh Napoleon Bonaparte atau ada pihak lain yang membantu.

"(Terlapor) Napoleon Bonaparte. Penyidik sedang mendalami apakah dilakukan sendiri atau ada yang membantu," ujar Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi saat dihubungi, Sabtu (18/9/2021).

Andi belum menjawab saat ditanya apa motif Irjen Napoleon menganiaya Muhammad Kece. Dia meminta waktu karena penyidik masih melakukan pendalaman.

Sementara itu, Andi menjelaskan polisi sejauh ini sudah memeriksa tiga orang saksi.

Diketahui, Muhammad Kece alias Muhamad Kosman dianiaya di Rutan Bareskrim Polri. Kabareskrim Komjen Agus Andrianto mengungkap pelaku penganiayaan Muhammad Kece adalah Irjen Napoleon Bonaparte.

"Sudah tahu bertanya pula," ujar Komjen Agus Andrianto saat dimintai konfirmasi, Sabtu (18/9). Dia menjawab hal tersebut saat ditanya apakah benar yang menganiaya Muhammad Kece adalah Irjen Napoleon seperti informasi yang beredar.

Agus menyatakan Irjen Napoleon dan Muhammad Kece sama-sama tahanan yang mendekam di Rutan Bareskrim Polri. Dia menjelaskan penganiayaan terjadi pada saat Muhammad Kece sedang menjalani isolasi setelah ditangkap.

"Sudah diproses sidik, pelaku sesama tahanan (korban saat itu di ruang isolasi). Pascakejadian, proses langsung berjalan," tuturnya.

Simak Video: Muhammad Kece Dianiaya Sesama Tahanan di Rutan Bareskrim

[Gambas:Video 20detik]



(hri/hri)