Dukung Ganjar Tanpa Arahan Jokowi, JoMan: Kita Diperintah Nurani

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 17 Sep 2021 16:34 WIB
Relawan Ahok dari komunitas Batman Immanuel Ebenezer
Immanuel Ebenezer (Ari Saputra/detikcom)

JoMan Tak Patuh Arahan Jokowi

Untuk diketahui, Jokowi pernah menyinggung terkait masalah dukungan saat Rapat Pimpinan Nasional Relawan Seknas Jokowi pada Juni 2021. Jokowi menyebut relawannya menjadi massa potensial untuk suara pemilu.

"Beberapa minggu terakhir ini saya banyak ditanya oleh relawan, oleh relawan Jokowi di mana-mana. Mereka bertanya kepada saya, 'Pak, apa arahan Bapak kepada kami menghadapi Pilpres 2024'. Kemudian bertanya lagi, 'Apa yang harus kita lakukan', pertanyaan berikut, 'Masa kita diam saja, Pak'," kata Jokowi dalam sambutan rapat itu, seperti ditulis Minggu (13/6).

"Di kesempatan yang baik ini, ingin saya sampaikan sabar, sabar dulu. Tidak usah tergesa-gesa, nggak usah tergesa-gesa, nggak usah grusa-grusu," ujarnya.

Jokowi berpesan agar relawan tak buru-buru menentukan sikap. Dia meminta relawan bijak menentukan arah politik yang akan diambil.

"Oleh sebab itu, saya menyarankan kepada para relawan untuk mengamati dulu, jangan tergesa-gesa, ojo kesusu. Mari kita pelajari bersama-sama konstelasi politik, kita pelajari bersama-sama peta politiknya dengan baik," ujar Jokowi.

Jokowi mengucapkan, ada saatnya dia menyampaikan arahan kepada relawannya. Saat ini, hal terpenting adalah penanganan pandemi virus Corona (COVID-19).

"Saya melihat masih ada waktu yang cukup untuk melakukan itu semuanya. Nanti pada saatnya saya akan berbicara, saya akan menyampaikan ke mana kapal besar Relawan Jokowi ini akan kemudinya kita arahkan dan untuk saat ini saya mengajak sekali lagi para relawan semuanya, untuk fokus membantu pemerintah dalam mengatasi pandemi COVID," sambung Jokowi.

Sampai saat ini, Jokowi belum memutuskan sikapnya. Namun JoMan memilih bersikap tanpa ada arahan dari Jokowi.

Partai Koalisi Pemerintah Kritisi Keputusan JoMan

Beberapa partai politik koalisi pemerintah mengkritisi keputusan JoMan mendukung Ganjar Pranowo maju di Pilpres 2024. Salah satunya PKB, yang menuding JoMan cari perhatian.

"JoMan lagi caper terus, kemarin perpanjangan masa jabatan, sekarang beda lagi," kata Ketua DPP PKB Daniel Johan kepada wartawan, Kamis (16/9/2021).

Daniel mengatakan seharusnya JoMan membantu Presiden Jokowi menangani pandemi. Salah satunya menyerap aspirasi dan permasalahan yang ada di masyarakat

"Harusnya fokus bantu Presiden Jokowi atasi dampak pandemi, bantu serap aspirasi masyarakat, suarakan dan beri jalan keluar sehingga masyarakat merasa tidak ditinggal seperti nasib para peternak," ujarnya

Bukan hanya PKB, NasDem mengomentari keputusan JoMan. NasDem menilai tidak elegan jika dukungan JoMan dikaitkan dengan Jokowi. Sebab, dia yakin, dukungan itu pun bukan berasal atas restu Jokowi.

"Jika kemudian apakah betul itu restu Pak Jokowi, apalagi membawa simbol Pak Jokowi, ini menjadi tak elegan. Ini kan sama dengan membenturkan Pak Jokowi dengan PDIP," ujar Waketum Nasdem Ahmad Ali.

"Saya tidak meyakini kalau kemudian orang-orang tersebut melakukan itu atas restu Pak Jokowi. Kalau seperti itu, kan yang dirugikan Pak Jokowi, PDIP dirugikan, kemudian terjadi lagi kegaduhan," lanjut Ali.


(maa/tor)