Dibongkar Sandi, Kasus Dugaan Korupsi Damkar Depok Naik Penyidikan!

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 17 Sep 2021 11:59 WIB
Petugas Damkar Depok Sandi Bongkar Dugaan Korupsi di Dinas Damkar Depok
Petugas Damkar Depok Sandi membongkar dugaan korupsi di Dinas Damkar Depok. (Foto: dok. anggota Damkar Sandi)
Depok -

Kejaksaan Negeri Depok menaikkan kasus dugaan korupsi seragam, sepatu, dan gaji anggota Damkar Depok yang dibongkar oleh petugas Damkar bernama Sandi ke tingkat penyidikan. Pihak Kejari Depok dalam waktu dekat bakal menetapkan tersangka berkaitan dengan kasus dugaan korupsi damkar tersebut.

Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Depok Sri Kuncoro. Sri menyebut ada dua perkara yang dinaikkan ke tingkat penyidikan berkaitan dengan dugaan kasus korupsi di lingkup internal Damkar Depok.

"Tadi teman-teman juga tanyain masalah damkar, damkar juga sudah kita naikkan penyidikan. Ada dua perkara kita naikkan penyidikan," kata Sri kepada wartawan, Jumat (17/9/2021).

Sri mengatakan perkara pertama yang dinaikkan ke tingkat penyidikan berkaitan dengan dugaan korupsi seragam dan sepatu PDL bagi anggota Damkar. Perkara kedua berkaitan dengan pemotongan gaji anggota Damkar Depok.

"Jadi yang pertama terkait dengan pengadaan seragam dan sepatu PDL itu surat perintah penyidikannya 1. Yang kedua adalah soal pemotongan gaji. Jadi ada dua surat perintah penyidikan yang sudah kita naikkan," ucapnya.

Sri menegaskan pihaknya tidak mengulur-ulur waktu berkaitan dengan kasus dugaan korupsi di tubuh Damkar Depok. Menurutnya, kini kasus tersebut bakal berlanjut hingga penetapan tersangka.

"Jadi ini kita tingkatkan ke penyidikan. Jadi kalaupun minggu depan tiba-tiba melihat berbondong-bondong banyak orang diperiksa lagi, bukan kita mengulur-ulur waktu, nggak, karena ini konteksnya sudah beda. Jadi waktu itu teman-teman bisa tahu melalui dari tipintel, lalu pidsus, dan sekarang sudah naik ke penyidikan," ujarnya.

Kemudian Sri menyebut pihaknya sudah menandai beberapa orang yang berpotensi menjadi tersangka. Dia memastikan akan memfokuskan pada beberapa orang yang berpotensi sebagai tersangka tersebut.

"Kalau soal kemudian beberapa orang, kita potensial itu iya. Justru itulah ketika kita naikkan penyidikan, kita langsung pemeriksaan, kita akan memfokuskan ke orang yang punya potensi itu. Tapi penetapannya akan muncul tidak lama setelah itu," jelasnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.