Fraksi PDIP Panggil Krisdayanti Buntut Ramai soal Gaji DPR

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 17 Sep 2021 11:29 WIB
Anggota Komisi IX DPR Krisdayanti
Krisdayanti (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Fraksi PDIP memanggil Krisdayanti kemarin. PDIP mengajak Krisdayanti berdiskusi buntut dari ramainya pernyataan soal gaji di DPR.

"Diajak diskusi," kata Ketua Fraksi PDIP Utut Adiyanto kepada wartawan, Jumat (17/9/2021).

Sementara itu, politikus PDIP Hendrawan Supratikno menyebut pemanggilan Krisdayanti itu sekaligus meminta klarifikasi. Menurutnya, ramainya pernyataan soal gaji itu karena Krisdayanti yang tidak membedakan antara gaji, tunjangan, dan dana reses.

"Dipanggil untuk klarifikasi saja," kata Hendrawan.

"Hebohnya di luar. Padahal sederhana soalnya, KD tidak membedakan antara gaji dan tunjangan, dengan dana kegiatan anggota di daerah pemilihan. Dana kegiatan baru cair setelah ada usulan kegiatan. Wawancara KD mengesankan semua uang yang masuk rekening itu gaji," lanjutnya.

Pertemuan itu juga dibuktikan dengan foto yang diunggah Krisdayanti di akun Instagramnya. KD mengunggah foto dengan Utut dan Sekretaris Fraksi PDIP Bambang Wuriyanto.

"Satu rumah, satu visi, satu misi, alhamdulillah, izin senior," demikian keterangan dalam foto tersebut. Dimintai konfirmasi terpisah, KD enggan memberikan keterangan tambahan.

Sebelumnya, Krisdayanti mengaku menerima gaji selaku anggota DPR sebesar Rp 16 juta. Empat hari berselang, anggota DPR yang akrab dipanggil KD itu mengaku menerima lagi tunjangan sebesar Rp 59 juta.

Selain itu, ada dana aspirasi Rp 450 juta yang diterima sebanyak lima kali dalam setahun serta dana reses sebesar Rp 140 juta sebanyak 8 kali per tahunnya. Pengakuan Krisdayanti itu pun sontak mencuri perhatian.

Simak video 'Formappi soal Gaji-Tunjangan DPR: Pendapatan Besar, Kinerja Masih Buruk':

[Gambas:Video 20detik]



Krisdayanti klarifikasi pernyataannya, di halaman berikut