HNW Ingatkan Pentingnya Rawat Persatuan Umat untuk Kedaulatan NKRI

Syahputra Eqqi - detikNews
Jumat, 17 Sep 2021 09:27 WIB
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, ingatkan pentingnya merawat dan menjaga persatuan di kalangan umat Islam sebagai wujud kontribusi untuk menjaga persatuan antara sesama anak bangsa dari sejumlah provokasi yang hendak merusaknya.

HNW menegaskan, mereka yang hendak memecah persatuan umat dengan cara mendiskreditkan umat beragama, baik dengan memberikan stigma tidak Pancasilais dan radikal, perlakuan yang tidak adil kepada tokoh Agama, bahkan sampai menistakan agama, hal itu merupakan provokasi yang hendak melemahkan persatuan antara sesama anak bangsa.

"Sudah tepat kalau Pimpinan Persatuan Umat Islam (PUI) pada hari ini menyegarkan ingatan sejarah dan komitmen keharusan menguatkan persatuan Umat dan Bangsa dari upaya-upaya provokasi dan adu domba serupa," ujar HNW dalam keterangan tertulis, Jumat (17/9/2021).

Dalam acara Training Intisab PD Persatuan Ummat Islam (PUI) di Jakarta Selatan, Rabu (15/9), Anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta II ini menggarisbawahi peran penting yang diemban PUI dalam melanjutkan sejarah persatuan umat dan bangsa untuk bersama-sama sukseskan perjuangan untuk Indonesia Merdeka. Sebagaimana telah diberikan keteladanannya oleh para pendiri PUI.

HNW menyebutkan, tokoh-tokoh seperti KH. Abdul Halim, KH. Ahmad Sanusi, dan Mr. R. Syamsudin, ketiganya bukan hanya sebagai pendiri PUI, namun juga sebagai founding fathers republik Indonesia dengan berkiprah aktif di BPUPK. Bahkan, sesuai nama organisasi Persatuan Ummat Islam, beliau bertiga bersama para tokoh-tokoh ormas Islam, Partai Islam dan elemen bangsa dari beragam suku, agama dan organisasi lainnya.

"Mereka bersatu bersama-sama di BPUPK ikut menghadirkan keteladanan besar dalam menghadirkan toleransi, persaudaraan dan bersatu dalam kesepakatan perjuangan bagi terwujudnya Indonesia merdeka. Mereka aktif bermusyawarah dengan bekal iman, ilmu, adab yang luhur, dan tanggung jawab untuk suksesnya perjuangan Indonesia Merdeka," tutur HNW.

Saat ini, kata HNW PUI bersama seluruh elemen bangsa lainnya sangat diperlukan peran nyatanya dalam merawat kemerdekaan dengan melanjutkan persatuan bangsa yang sudah dicita-citakan para pendiri Republik Indonesia, dari segala bentuk penjajahan gaya baru.

Lebih lanjut, HNW mengungkapkan keresahannya dengan bentuk-bentuk pecah belah bangsa, dengan gerakan separatisme, maupun pembelahan bangsa akibat politik pemilu, maupun ketidakadilan hukum dan ekonomi.

"Juga hadirnya penjajahan-penjajahan, baik neo-imperialisme, neokolonialisme, bahkan neo-komunisme, yang terus berupaya membahayakan serta merusak kesatuan dan eksistensi NKRI dengan berbagai cara, upaya normalisasi komunisme," tambah HNW.

Oleh karena itu, Wakil Ketua Majelis Syura PKS ini mendukung sikap PUI agar melanjutkan sejarah perjuangannya dalam menghadirkan persatuan umat dan bangsa. Termasuk dengan memperjuangkan diangkatnya KH. Ahmad Sanusi sebagai pahlawan nasional demi menjadi teladan persatuan bagi generasi masa kini.

"Catatan sejarah perjuangan KH. Ahmad Sanusi di BPUPK, di PUI, maupun di medan perjuangan lainnya, sangat penting untuk diabadikan sebagai teladan besar dalam merawat persatuan Indonesia," pungkas HNW.

Lihat juga video 'NasDem Kritik HNW soal Zionis Nusantara: Menimbulkan Polarisasi':

[Gambas:Video 20detik]



(mul/mpr)