Diiming-imingi Rp 10 ribu, 3 Bocah di Sumsel Dicabuli Kakek 70 Tahun

Prima Syahbana - detikNews
Jumat, 17 Sep 2021 09:19 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Palembang -

Tiga bocah wanita di Sumatera Selatan menjadi korban pencabulan oleh pria lansia berinisial RA (70). Petani lansia itu mencabuli korban dengan iming-iming uang Rp 10 ribu.

RA ditangkap pihak kepolisian lantaran terbukti mencabuli ketiga bocah dari rekaman video yang dimiliki keluarga korban. Dalam rekaman video tersebut, RA juga menjanjikan uang Rp 10 ribu.

"Alhamdulillah, tersangka tindak pidana pencabulan anak di bawah umur (RA) sudah kita tangkap tadi malam (Kamis, 16/9) dan dilakukan penahanan," kata Kapolres Pali AKBP Rizal Agus kepada detikcom, Jumat (17/9/2021).

RA tidak bisa mengelak ketika polisi menunjukkan barang bukti rekaman video aksi bejatnya dengan modus memberikan iming-iming sejumlah uang kepada korban. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (11/9) sekitar pukul 10.00 WIB di kawasan Kecamatan Talang Ubi, Pali.

"Ada bukti rekaman video dari saksi. Keluarga korban tidak terima, kemudian melapor. Modus tersangka mengiming-imingi korban dengan uang Rp 10 ribu hingga korban teperdaya dan dicabuli tersangka," kata Agus.

Orang tua korban, kata Agus, awalnya tak tahu anaknya telah menjadi korban pencabulan. Namun, beberapa hari ke belakang, ayah korban sempat curiga anaknya setiap pulang dari bermain selalu membawa uang.

"Ayah korban memang sempat curiga karena anaknya kerap pulang membawa uang. Saat ditanya, anaknya hanya menjawab uang itu dari nemu di jalan dan hasil jual rongsokan," katanya.

Besoknya, lanjut Agus, saksi yang tak sengaja lewat dan melihat aksi bejat tersangka kemudian merekam video. Rekaman itu dilaporkan saksi kepada ayah korban.

"Setelah melihat video itu dari saksi, ayah korban kemudian menginterogasi anaknya. Akhirnya anaknya mengaku sering dicabuli tersangka dengan iming-iming diberi uang," ungkapnya.

Ayah korban melapor ke polisi. Dari laporan itu, polisi melakukan penyelidikan, mengecek rekaman video, dan memeriksa hasil visum. Tersangka akhirnya ditangkap tanpa perlawanan dan mengakui perbuatannya.

"Dari laporan tersebut, kita menyelidiki memeriksa semua barang bukti dan menangkap tersangka tanpa perlawanan. Tersangka juga mengakui semua perbuatannya," katanya.

"Atas perbuatannya, tersangka kini di tahan di Mapolres, dijerat dengan tindak pidana pencabulan anak di bawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 juncto Pasal 76E UU Perlindungan Anak," jelas Agus.

Lihat juga video 'Cabuli Belasan Santri, Pengasuh Ponpes di Ogan Ilir Diciduk Polisi':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/maa)