Komjak Apresiasi Kejagung Tahan Alex Noerdin, tapi Pastikan Tetap Awasi

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 17 Sep 2021 09:07 WIB
Ketua Komisi Kejaksaan RI, Barita Simanjuntak
Ketua Komisi Kejaksaan RI Barita Simanjuntak (Foto: dok. detikcom)

Kata Barita, pada hakikatnya penahanan yang dilakukan adalah bagian dari due process of law dalam penyidikan dan penuntutan kejaksaan terhadap Alex Noerdin.

"Semua ada ketentuannya dalam hukum acara pidana yang menjadi pegangan jaksa dalam melaksanakan tugas kewenangan, termasuk hak tersangka dalam melakukan upaya hukum," imbuhnya.

Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD PDPDE Sumsel tahun 2010-2019. Alex Noerdin diduga sebagai pihak yang menyetujui kerja sama antara PT PDPDE dan PT DKLN serta sebagai pihak yang meminta alokasi gas negara dari BP Migas kepada PT PDPDE Sumsel.

"Tersangka AN (Alex Noerdin) pada saat itu selaku Gubernur Sumsel periode 2008-2013 dan periode 2013-2018, yang melakukan permintaan alokasi gas bagian negara dari BP Migas untuk PT PDPDE Sumatera Selatan," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam konferensi pers di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (16/9).


(rfs/zak)