Jenazah Ricardo Korban Kebakaran Lapas Tangerang Dikirim ke Portugal Sabtu

Firda Cynthia - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 19:57 WIB
Foto suasana Blok C2 pascakebakaran di Lapas Dewasa Klas 1 Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021). Sebanyak 41 warga binaan tewas akibat kebakaran yang membakar Blok C 2 Lapas Dewasa Tangerang Klas 1 A pada pukul 01.45 WIB Rabu dini hari. ANTARA FOTO/Handout/Bal/aww.
Potret sisa kebakaran Lapas Tangerang (ANTARA FOTO)
Jakarta -

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) menyatakan akan mengirim jenazah WN Portugal korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang ke Portugal. Rencananya jenazah Ricardo Ussumane Embalo (51) diterbangkan pada Sabtu (18/9/2021).

"Informasinya benar (jenazah dikirim pada Sabtu). Sudah diurus ke kedubes, kita kan hanya membantu Kedubes," kata Direktur Keamanan dan Ketertiban Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Abdul Aris saat dihubungi wartawan, Kamis (16/9/2021).

Ia melanjutkan, jenazah Ricardo akan diterbangkan via Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang.

"Kalau bandaranya, di Bandara Soekarno-Hattta," katanya.

Meskipun begitu, ia mengatakan pihaknya masih belum memastikan bandara tempat jenazah Ricardo mendarat. Terkait ini, kata dia, pihaknya masih menunggu instruksi lebih lanjut.

"Kalau nantinya mau dibawa kemana kami belum tahu, belum dapat laporan," ujar dia.

Komandan DVI Pusdokkes Polri Kombes Hery Wijatmoko mengatakan pengiriman jenazah Ricardo perlu waktu. Sebab, menurut dia, pengurusan dan pengiriman jenazah ke luar negeri memiliki prosedur tertentu yang harus dilengkapi.

"Ada perusahaan yang ngurus jenazah sampai luar negeri biasanya ada prosedur yang harus dilengkapi, makanya perlu waktu," kata Hery, Kamis (16/9/2021).

Diberitakan sebelumnya, jenazah WNA Portugal bernama Ricardo Ussumane Embalo (51) awalnya hendak dikremasi. Namun rencana tersebut harus dibatalkan karena belakangan diketahui Ricardo seorang muslim.

"WNA Portugal yang kemarin di awal informasinya yang bersangkutan beragama Kristen diminta kremasi ternyata setelah ada informasi berkembang, dia muslim," kata Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi (Binapi Latkerpro) Ditjen PAS Thurman Hutapea saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Rabu (15/9).

Dengan demikian, Ditjen Pas akan menyerahkan jasad Ricardo ke pihak keluarga dengan segera.

"Jadi kami harus tetap kirim jenazahnya ke Portugal karena tanggung jawab kami," kata dia.

(mea/mea)