Polisi Gagal Temukan Pistol Pembunuh Wisudawan Uncen
Jumat, 07 Apr 2006 16:21 WIB
Jakarta - Polisi mencari pistol S&W Revolver kaliber 38 yang diduga digunakan untuk melakukan pembunuhan wisudawan Universitas Cendrawasih (Uncen) Asio Richard Iek (23). Namun pistol itu gagal ditemukan.Kapolri Jenderal Pol Sutanto menyatakan, pencarian pistol dilakukan dengan mencocokkan alur pada proyektil peluru. Polisi telah melakukan uji balistik terhadap 120 senjata milik polisi."Dari hasil uji balistik 120 senjata tidak ada yang identik dengan anak peluru," kata Kapolri di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (7/4/2006).Pencarian pistol sebelumnya terfokus pada pistol anggota Brimob dan anggota yang pada saat kejadian tengah bertugas di lapangan. Selanjutnya polisi akan memeriksa senjata secara lebih luas."Kita akan ambil lagi sampel pembanding dari senjata yang belum diperiksa," kata Kapolri.Kini polisi akan memeriksa senjata jenis serupa milik staf. Jika tidak ditemukan juga, pencarian akan diperluas ke luar institusi. "Tentunya kita ingin menemukan senjata pelakunya," tandas Kapolri.Asio Richard Iek (23) ditembak oleh orang tidak dikenal di halaman rumahnya di Papua pada 28 Maret sekitar pukul 18.30 WIT.
(iy/)











































