Bupati Kebumen Luncurkan Inovasi Layak Menikah Ijabah & Balada Pak-KIS

Rinto Heksantoro - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 15:27 WIB
Pemkab Kebumen
Foto: Rinto Heksantoro
Jakarta -

Sebagai bentuk implementasi dari program Go Layanan Administrasi Kependudukan (Go-Lak), Bupati Kebumen Arif Sugiyanto secara resmi melaunching program inovasi baru untuk layanan masyarakat. Program tersebut bernama Layak Menikah Ijabah dan Balada Pak-KIS.

Dua program tersebut merupakan terobosan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam mengimplementasikan visi misi Bupati untuk mempermudah layanan administrasi masyarakat dengan sistem jemput bola berbasis teknologi digital. Peluncuran dilaksanakan di sebuah hotel di Kebumen pada Kamis (16/9/2021).

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Plt. Sekretaris Ditjen Dukcapil Kemendagri, Akhmad Sudirman Tavipiyono, Kepala Dukcapil Kebumen Maskhemi, Kepala Kantor Kemenag Kebumen H. Panut, dan Kepala Dispermasdes Provinsi Jawa Tengah Sugeng Riyanto.

"Program ini diluncurkan untuk memberikan layanan yang cepat, tepat, akurat, mudah dan aman kepada masyarakat dengan layanan yang menggunakan inovasi yang berbasis teknologi informasi," kata Arif Sugiyanto usai prosesi peluncuran.

Program Layak Menikah Ijabah merupakan kolaborasi dari Kementerian Agama Kabupaten Kebumen dengan Dukcapil sebagai 'Kado Manten'. Karena dengan program ini, pengantin baru setelah ijab qabul tidak perlu datang repot-repot ke kantor untuk mengurus Kartu Keluarga dan pergantian status di e-KTP.

"Dengan program ini pengantin baru tidak perlu lagi repot-repot datang ke kantor untuk mengurus Kartu Keluarga atau mengubah status pada e-KTP. Jadi setelah sah menikah, otomatis data kependudukan calon pengantin langsung berubah," terangnya.

Adapun Balada Pak-Kis merupakan singkatan dari Bayi Lahir Dapat Paket Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, Kartu Indentitas Anak, dan Kartu Indonesia Sehat. Program tersebut merupakan inovasi lanjutan dari Layak Menikah Ijabah dan keluarga yang memiliki anak baru lahir.

Inovasi itu bisa disebut 'Kado Anak' karena tujuannya yang memang memberikan pelayanan membahagiakan khususnya bagi orang tua dan bayi yang baru lahir dan merupakan kerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Kebumen.

"Sekali lagi pelayanan ini saya harapkan dapat mempercepat dan menghemat waktu dalam mengurus dokumen, karena banyak manfaat atas pemenuhan dokumen kependudukan yang lahir atas program Balada Pak-Kis ini," imbuhnya.

Manfaat itu, lanjut Arif, yakni untuk pemenuhan hak anak, keperluan yang membutuhkan bukti identitas anak, meningkatkan kepemilikan akta kelahiran, mencegah terjadinya perdagangan anak, hingga akses ke bantuan pendidikan dan kesehatan.

"Tentu saja inovasi ini juga mendukung Kabupaten Kebumen sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak dan juga untuk membangun database kependudukan yang valid dan up to date," tambahnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kebumen juga sudah mempunyai mobil layanan untuk pembuatan e-KTP dari Dinas Dukcapil. Mobil ini merupakan upaya jemput bola pemerintah untuk menjangkau layanan pembuatan e-KTP untuk masyarakat yang jauh dari perkotaan.

Sementara itu, Plt. Sekretaris Ditjen Dukcapil Kemendagri, Akhmad Sudirman Tavipiyono menyampaikan Kebumen termasuk Kebupaten yang paling cepat dalam merespons kebijakan pusat terkait digitalisasi layanan administrasi kependudukan. Ia melihat Kebumen sudah jauh lebih maju dari kabupaten-kabupaten lain.

"Saya lihat sendiri perkembangan sangat cepat, dan saya rasa apa yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Kebumen bisa menjadi percontohan bagi kabupaten-kabupaten lain. Karena belum semua kabupaten memiliki digitalisasi layanan masyarakat yang memadai. Kebumen termasuk kabupaten yang cepat dalam melakukan inovasi sistem layanan publik," ucapnya.

Lihat juga video 'Bupati Cianjur Temukan Siswa Kelas 4 SD Belum Bisa Baca':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)