2,5 Juta Warga Jakarta Belum Vaksin, Wagub Ingatkan Konsekuensi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 13:29 WIB
Ilustrasi vaksin Moderna
Ilustrasi vaksin Moderna. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 2,5 juta warga pemilik kartu tanda penduduk (KTP) Jakarta belum mau divaksinasi Corona. Wagub DKI Ahmad Riza Patria mengingatkan soal konsekuensi jika belum divaksinasi.

Riza mengatakan saat ini pemerintah pusat dan pemda sudah mewajibkan seluruh aktivitas keseharian menunjukkan surat vaksin. Jika tidak, konsekuensinya, warga yang belum divaksinasi kesulitan dalam mobilitas.

"Surat vaksin sudah jalan ke mal, ke bioskop harus dengan surat vaksin. Salah satunya itu konsekuensinya," ujar Riza, kepada wartawan, Rabu (15/9/2021).

Riza mengatakan 40 persen vaksinasi di Jakarta diikuti oleh warga non-KTP DKI. Pemprov DKI, lanjut Riza, sudah minta jajaran wali kota hingga RT-RW memastikan warganya tervaksinasi.

"Bahkan satgas RT untuk membantu isi form dari sertifikasi vaksin, membantu, memastikan bahwa sekali lagi warga yang belum vaksin, segera, jangan khawatir, ini tidak ada efek samping dan halal dan gratis," kata dia.

Dia mengatakan saat ini dorongan vaksinasi masih menunggu kesadaran masyarakat. Meski dalam Perda dimungkinkan pemberian sanksi.

"Sejauh ini kita mau ada kesadaran warga untuk mengikuti pelaksanaan vaksinasi. Karena kita ingin semua ini ada kesadaran penuh bukan karena sanksi, aturan, maupun karena aparat yang awasi. Tetapi semua ini ikuti vaksin karena kebutuhan bersama untuk pastikan kesehatan dan keselamatan bersama," jelas dia.

Sebelumnya, Anies menuturkan sebagian besar dari mereka belum mendapatkan vaksinasi lantaran tidak ingin vaksin dengan berbagai alasan sehingga harus diajak secara persuasif. Lebih lanjut, dia mengatakan, alasan lain adalah adanya warga DKI yang telah pindah domisili tapi tidak melepaskan data kependudukan di Jakarta.

"Per 11 September warga DKI yang divaksin sebanyak 10,3 juta. Warga yang ber-KTP DKI belum vaksin itu sebanyak 2,5 juta," kata Anies seperti dilansir Antara, Minggu (12/9/2021).

Anies mengatakan mereka yang belum vaksin tersebut harus diupayakan agar dapat menyelesaikan pelaksanaan vaksinasi di Ibu Kota dalam waktu dekat.

"Jadi, kalau di Jagakarsa ada 100 ribu, Insyaallah 100 ribu di Jagakarsa segera tuntas, angkanya turun. Nanti kita kejar ke tempat lainnya. Supaya angka yang belum vaksin di Jakarta Insyaallah mendekati nol," kata dia.

Simak juga video 'Pihak WHO Ingatkan untuk Berbagi Vaksin ke Negara yang Kekurangan':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/fjp)