Pimred FNN Buka Suara soal 'Megawati Koma' di YouTube Hersubeno Arief

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 10:48 WIB
Hersubeno Arief menanggapi laporan PDIP DKI soal lapora terhadapnya
Hersubeno Arief (dok.Youtube Hersubeno Arief Point)


Pelaporan PDIP Jakarta

Untuk diketahui, PDIP DKI Jakarta telah melaporkan Hersubeno Arief ke Polda Metro Jaya atas dugaan penyebaran berita bohong. Wakil Ketua DPD PDIP Jakarta Ronny Talapessy mengatakan laporan itu mengacu pada konten YouTube yang dimuat di akun milik Hersubeno Arief.

Dalam konten YouTube itu, terlapor menyebutkan mendapatkan informasi 1.000% valid soal kabar 'Megawati Soekarnoputri koma'.

"Yang kami keberatan itu bahwa terlapor ini menyampaikan bahwa ibu Megawati Soekarnoputri terbaring koma di ICU RSPP. Ada pesan WhatsApp dokter valid 1.000 persen. Itu kami keberatan di situ, makanya kita laporkan," ujar Ronny di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (15/9).

Menurut Ronny, pernyataan dari Hersubeno Arief itu dinilai cenderung fitnah dan berbahaya. Pasalnya, terlapor membawa nama dokter saat menyampaikan pernyataan tersebut.

"Buat kami ini sangat berbahaya karena yang disampaikan oleh saudara terlapor bahwa dia mendapatkan informasi dari seorang dokter yang menyebutkan bahwa 1.000 persen valid Ibu Ketum Megawati Soekarnoputri sakit. Oleh sebab itu, karena ini sangat berbahaya, ini bisa menimbulkan hal-hal tidak baik," terang Ronny.

Pihak PDIP DKI Jakarta melaporkan Hersubeno Arief atas dugaan pelanggaran Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat A UU ITE. Selain itu, Hersubeno Arief dilaporkan di Pasal 15 atau 15 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.


(mea/fjp)