Pesan Wagub DKI ke Siswa soal PTM: Taat Prokes Saat Perjalanan ke Sekolah

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 00:17 WIB
Sejumlah sekolah di Kabupaten Bandung gelar sekolah tatap muka secara terbatas. Para siswa pun semangat datang ke sekolah untuk ikut kegiatan sekolah tatap muka
Foto: Ilustrasi patuh prokes, termasuk saat perjalanan menuju sekola. (Wisma Putra/Detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta segera menambah jumlah sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). Wakil Gubernur (Wagub) DKI Ahmad Riza Patria mengimbau para murid dan orang tua agar tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan (prokes).

"Tentu harus hati-hati, waspada, jangan euforia, jangan anggap enteng," kata Riza di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (15/9/2021).

Riza meminta masyarakat belajar dari peristiwa-peristiwa di negara lain. Di mana, ada negara yang mengalami peningkatan kasus Corona pasca-pembukaan sekolah tatap muka.

"Kita belajar dari negara-negara lain di dunia, ketika dimulainya PTM, kemudian mulai lagi peningkatan COVID-nya," sebut Riza.

Ketua DPD Gerindra DKI itu meminta para orang tua dan pihak sekolah bekerja sama dalam penerapan prokes. Riza menitikberatkan terhadap penerapan prokes di perjalanan menuju sekolah.

"Jadi, para orang tua, para guru, semua, kita bersama bersinergi positif, berkolaborasi, bekerja sama, saling mengingatkan, saling memastikan semua protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik, mulai dari rumah, sekolah dan yang paling penting di perjalanan dari rumah ke sekolah," ucapnya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI berencana menambah jumlah sekolah yang menggelar PTM. Targetnya, pada 27 September mendatang sekolah yang menggelar PTM berjumlah 1.500.

"Tanggal 27 September, akumulasinya 1.500 sekolah," kata Kepala Bidang SMP-SMA Disdik DKI, Putoyo saat dihubungi, Minggu (12/9/2021).

Putoyo menerangkan, dari 1.500 sekolah, ada 610 sekolah yang menggelar PTM terbatas. Sisanya masih menjalani pelatihan atau asesmen dari Disdik DKI.

(zak/zak)