3 Pegawai KPK Akan Ikut TWK Susulan karena Berada di Luar Negeri

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 15 Sep 2021 21:36 WIB
Gedung baru KPK
Gedung KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Tiga pegawai KPK akan mengikuti tes wawasan kebangsaan (TWK) susulan pada 20 September 2021. Hal itu terjadi karena tiga pegawai tersebut sedang melaksanakan tugas di luar negeri saat pelaksanaan TWK.

"Memberi kesempatan kepada 3 orang pegawai KPK yang baru menyelesaikan tugas dari luar negeri untuk mengikuti asesmen tes wawasan kebangsaan yang akan dimulai pada tanggal 20 September 2021," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (15/9/2021).

Alex mengatakan ada delapan orang yang tidak bersedia mengikuti pelaksanaan TWK pada Maret 2021. Tiga di antaranya karena sedang berada di luar negeri.

"Pegawai yang tidak hadir sebanyak 8 orang dengan alasan sedang melaksanakan tugas belajar di luar negeri 3 orang, pensiun 1 orang, mengundurkan diri 2 orang, diberhentikan 1 orang dan tanpa keterangan 1 orang," jelas Alex.

Sementara terhitung pegawai yang memenuhi syarat sebanyak 1.274 orang. Lalu pegawai yang tidak memenuhi syarat sebanyak 75 orang.

Selanjutnya, ada 18 orang dari 75 orang yang bersedia untuk mengikuti diklat bela negara untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN) sehingga ada 56 yang akan tidak memenuhi syarat, dan 1 orang dinyatakan sudah pensiun.

Diketahui sebelumnya, KPK akan memberhentikan 56 pegawainya yang tak lolos dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk alih status menjadi ASN. Mereka diberhentikan mulai 30 September 2021.

"Terhadap enam orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dan diberi kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan namun tidak mengikutinya, maka tidak bisa diangkat sebagai ASN dan akan diberhentikan dengan hormat per tanggal 30 September 2021. Memberhentikan dengan hormat kepada 50 orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat per tanggal 30 September 2021," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di KPK, Rabu (15/9).

Sementara itu, 18 pegawai yang mengikuti diklat bela negara karena tak lulus TWK telah dilantik. Para pegawai itu telah resmi menjadi ASN.

"Tadi siang kawan-kawan seluruh anak bangsa, terdapat 18 pegawai KPK yang sudah dilantik menjadi Aparatur Sipil Negara," kata Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (15/9).

(fas/fas)