Tetangga Rocky Gerung Adukan Sentul City ke Komnas HAM Terkait Penggusuran

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 15 Sep 2021 11:43 WIB
Kantor Komnas HAM (Kadek-detikcom)
Kantor Komnas HAM (Kadek/detikcom)
Jakarta -

Warga Bojong Koneng, Bogor, yang terkena penggusuran lahan, ramai-ramai mengadukan PT Sentul City ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Kuasa hukum warga Bojong Koneng, Pieter Victor Kembuan Ruru, mengklaim kliennya bahkan dikeroyok oleh orang diduga pihak Sentul City.

"Sementara 4 orang plus 1 korban penganiayaan. Kemarin itu tim negosiasi kami berlokasi di salah satu warga/klien. Saat akan dilakukan proses negosiasi team kami dikeroyok diduga orang lapangan SC," kata Pieter kepada wartawan, Rabu (15/9/2021).

"Oleh karena yang PT Sentul City, Tbk lakukan ada hal-hal yang menurut kami main hakim sendiri atau ekstrayudisial, maka terhadap itu kami sudah membuat pengaduan ke Komnas HAM," sambungnya.

Pieter kemudian memperlihatkan surat tanda terima pengaduan ke Komnas HAM dengan Nomor Surat: 23/SP/TH WBK/IX/ 2021 tertanggal 12 September. Surat itu tertulis diterima subbagian penerimaan dan pemilahan pengaduan.

Pieter mengatakan pihaknya sejatinya memang menerima surat somasi yang dilayangkan Sentul City kepada kliennya. Akan tetapi, kata Pieter, Sentul City langsung bertindak menggusur lahan warga dengan alat berat tanpa menyodorkan putusan pengadilan yang sah.

"PT Sentul City, Tbk, memang melayangkan somasi 1 sampai dengan 3 kepada klien kami, namun PT Sentul City, Tbk, ternyata tidak mengeluarkan warga melalui putusan pengadilan atau upaya legal lain. Namun di luar dugaan, rumah, kebun, peternakan warga langsung digusur, di bulldozer hingga mengakibatkan kerugian, kerusakan terhadap barang- barang milik klien kami," ucapnya.